Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Ratusan UMKM Belum Terdaftar di Diskoperindag

11 September 2019, 17: 09: 35 WIB | editor : Wijayanto

RAMAI: Berbagai produk UMKM sedang ditampilkan dalam pameran.

RAMAI: Berbagai produk UMKM sedang ditampilkan dalam pameran. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Teknologi dan informasi mendorong untuk terciptanya revolusi industri 4.0. Hal itu menyebabkan semakin bertumbuhkan jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik. Namun, dari sekian banyak UMKM tidak terdaftar dalam pendataan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, Agus Budiono menyayangkan dengan minimnya kesadaran UMKM dalam melakukan pendaftarakn di diskoperindag. “Melakukan pendaftaran UMKM melalui Diskoperindag maka akan masuk ke dalam pendataan. Hal itu akan memudahkan pihaknya membantu dan mendorong dalam proses mengembangkan usaha milik pelaku UMKM. Selain itu, pelaku akan mendapatkan pembinaan secara kontinyu. “Agar naik kualitasnya,” ujarnya kepada Radar Gresik, kemarin (10/9).

Dikatakannya, proses itu tidak ada paksaan dari pihaknya. “Saya menjamin kemudahan bagi pelaku UMKM yang ingin mendaftarkan usahanya agar masuk dalam pendataan Diskoperindag,” ungkapnya. Banyak sekali hal positif ketika sebuah UMKM sudah terdapat dalam sistem kami.Pelaku UMKM akan mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan mendapatkan pelatihan untuk memasarkan produk secara langsung atau online. “Banyak kok manfaatnya,” terangnya.

Menurutnya, minimnya kesadaran itu karena mereka tidak sadar akan pentingnya pemasaran produk karena terbantu dengan internet. Sebagian pelaku merasa mampu dalam bidang digital marketing. Padahal, apabila pelaku UMKM itu terdaftar pada sistem, pihaknya akan mudah melakukan pemetaan usaha yang ada di Kabupaten Gresik. Selain itu, akan memudahkan untuk mengklasifikasi jenis produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM. “Kami bisa menginformasikan produk tersebut akan dipasarkan kemana dan siapa segmen pasarnya.Itu penting,” ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa semua jenis UMKM yang masuk ke dalam sistem Diskoperindag akan dimuat ke dalam laman resmi milik dinas.Di website itu resmi sudah jelas nama pemilik, alamat, jenis produksi, dan merek dagang. Hal itu akan memudahkan sekali bagi masyarakat yang ingin mencari produk-produk hasil UMKM. Dari yang biasa hingga ciri khas Kabupaten Gresik. “Ada UMKM damar kurung dan batik,” pungkasnya. (hil/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia