Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Ditetapkan Jadi Ketua DPRD Kota Surabaya, Awi Segera Bentuk AKD

11 September 2019, 16: 28: 31 WIB | editor : Wijayanto

Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - DPRD Kota Surabaya menggelar rapat paripurna penetapan pimpinan definitif periode 2019-2024, Rabu (11/9). Ada empat pimpinan yang ditetapkan dalam rapat paripurna ini. Yakni seorang ketua dan tiga wakil ketua.

Politisi PDIP Adi Sutarwijono yang semula adalah ketua sementara, ditetapkan sebagai ketua definitif DPRD Kota Surabaya. Sementara AH Tony dari Partai Gerindra, Laila Mufidah dari PKB dan Reni Astuti dari PKS ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.

“Paripurna ini menjadi salah satu syarat pengajuan Surat Keputusan (SK) kepada gubernur melalui wali kota Surabaya,” kata pria yang akrab disapa Awi ini kepada wartawan usai rapat paripurna.

Awi mengatakan, setelah paripurna, seluruh dokumen akan dikirimkan ke gubernur. Setelah SK dari gubernur turun, baru kemudian akan melaksanakan sumpah janji jabatan pimpinan definitif.

“Kami akan menunggu SK penetapan. Mudah-mudahan bisa segera turun dan kami akan melaksanakan sumpah janji jabatan pimpinan definitif. Setelah itu baru melengkapi alat kelengkapan dewan (AKD),” jelasnya.

Awi menegaskan, dirinya dan jajaran pimpinan dewan yang lain akan tetap bekerja dengan baik. Seperti menerima aspirasi masyarakat terhadap permasalahan yang dialami. “Tapi untuk rapat pembentukan AKD belum bisa,” katanya.

Sementara itu, Sekretariat DPRD (Sekwan) Kota Surabaya Hadi Siswanto mengaku sudah menerima surat rekomendasi dari DPP PDIP terkait pimpinan definitif DPRD Kota Surabaya yang berasal dari partai banteng sebagai pemenang pemilu dan peraih kursi terbanyak di dewan.

Menurut Hadi Siswanto, penentuan pimpinan definitif ini diatur di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018.  (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia