Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
80 Persen Pelanggan Terdampak

Ini Alasan PDAM Potong Saluran Pipanya Hingga Warga Kesulitan Air

10 September 2019, 23: 07: 15 WIB | editor : Wijayanto

PANTAU: Dirut PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno, meninjau pengerjaan pipa di galian basement Alun-alun Suroboyo Jalan Yos Sudarso, Selasa (10/9).

PANTAU: Dirut PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno, meninjau pengerjaan pipa di galian basement Alun-alun Suroboyo Jalan Yos Sudarso, Selasa (10/9). (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Sudah empat hari ini aliran air PDAM mengalami hambatan atau mengalir kecil di kawasan Surabaya selatan dan tengah kota. Tidak mengalirnya air tersebut disebabkan adanya pemotongan pipa utama di area galian pembuatan basement Alun-alun Suroboyo di Jalan Yos Sudarso.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno menjelaskan, terhambatnya aliran air tersebut dikarenakan pemasangan pipa utama setelah dilakukan pemotongan di lokasi pembangunan basement Alun-alun Suroboyo.

Selain itu, saat pekerja galian akan melakukan penyambungan pipa PDAM ternyata ditemukan adanya pipa salah satu operator telekomunikasi. “Sehingga pipanya ini tidak bisa langsung ditaruh, harus dipotong dulu lalu dilewatkan bawah karena masih adanya instalasi tersebut,” kata Mujiaman saat meninjau di lapangan, Selasa (10/9).

Mujiaman menjelaskan, perusahaan tersebut saat ini masih belum siap untuk membongkar pipa instalasi telekomunikasinya. Karena, lanjut Mujiaman, jika pipa telekomunukasi ini terputus bisa menyebabkan putusnya jaringan komunikasi se-Surabaya. 

“Sehingga akhirnya pipa kita (PDAM, Red) yang dipotong. Jadi kita potong agar pipa kami bisa menyeberangi pipa telekomunikasi tersebut, dan itu risikonya besar,” jelasnya. 

Dirinya mengaku, sebelum memindahkan pipa PDAM tidak mengetahui peta instalasi yang tertanam di bawah tanah Jalan Yos Sudarso. Ia menjelaskan, di dalam tanah tersebut ada beberapa pipa lainnya yang tertanam. Antara lain terdapat pipa gas, telekomunikasi, listrik dan PDAM sendiri.

“Nah itu kan kalau pipa yang lain bisa dipotong, kalau pas ketemu pipa ini (jaringan telekomunikasi) tidak bisa. Karena lebih berbahaya memotong jaringan telekomunikasi ketimbang jaringan air PDAM,” ujar dia.

Semenjak empat hari pemindahan pipa PDAM tersebut, berdampak pada 200.000 kepala keluarga (KK) di kawasan Surabaya selatan dan tengah kota yang tidak mendapat aliran air. Sedangkan per Selasa (10/9) pukul 09.00, dia memastikan sebagian telah teratasi dan berkurang menjadi 60.000 KK. 

“Saya pastikan normalisasi saluran pipa kami segera selesai malam ini. Kalau ada warga yang belum teraliri air secara normal, bisa menghubungi Call Center 112 (CC 112) atau ke PDAM langsung,” ucapnya.

Atas permasalahan ini, Mujiaman menyampaikan dirinya berencana akan memberikan kompensasi kepada pelanggan. Namun rencana itu masih akan didiskusikan kembali dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Selain itu ia juga meminta maaf pada pelanggan PDAM yang airnya sempat terhenti beberapa hari ini. 

“Saya akan kirim air, tangki-tangki kita maksimalkan. Kami akan bicarakan pada wali kota nanti, kita ajukan program yang kiranya setimpal lah. Saya juga belum bisa menjanjikan ini (kompensasi pelanggan),” pungkasnya.

Berdasarkan data PDAM Surya Sembada, ada sekitar 200 ribu pelanggan yang terdampak. Atau hampir 80 persen pelanggan dari total 570 ribu pelanggan PDAM. Hingga kemarin sore, warga di tengah kota Surabaya masih kesulitan mandi dan berkegiatan lain yang menggunakan air.

Adapun langkah antisipasi yang telah dilakukan PDAM adalah dengan mendistribusikan beberapa tangki air pada warga terdampak.

Sejak Jumat (6/9), pihaknya telah mendistribusikan 48 tangki air pada masyarakat. Jumlah tersebut meningkat pada Sabtu (7/9) sebanyak 81 tangki, Minggu (8/9) sebanyak 125 tangki, dan Senin (9/9) sebanyak 130 tangki air.

PDAM juga menyiagakan 25 armada truk tangki air berkapasitas 4.000 hingga 5.000 liter untuk beberapa hari ke depan.
Sementara itu, hotel di area yang terdampak berupaya mengisi kekurangan air dengan tangki panggilan. (gin/cin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia