Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dinkes Gresik Ajak PKK dan Dharma Wanita Temukan TB

10 September 2019, 16: 07: 03 WIB | editor : Wijayanto

SOSIALISASI: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh menjelaskan kepada masyarakat dalam menemukan penderita TB di Kabupaten Gresik.

SOSIALISASI: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh menjelaskan kepada masyarakat dalam menemukan penderita TB di Kabupaten Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik benar-benar menjadikan Tuberkulosis (TB) momok nomor tiga mematikan di dunia dan Indonesia. Penyakit yang disebabkan infeksi menular karena bakteri mycobacterium tuberculosis mampu menyerang berbagai organ, terutama paru-paru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh mengakui dalam mengantisipasi penyebaran penyakit itu, pihaknya membangun kemitraan kepada PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Gresik. Edukasi peran masyarakat dalam upaya menemukan penderita TB baru serta mampu mengedukasi penderita TB agar berobat secara kontinyu. “Ini merupakan satu dari lima strategi kami,” ujarnya pada Kamis (5/9).

Dikatakannya, upaya untuk memutus mata rantai penularan masyarakat harus tau apa yang dilakukan agar tidak terlular dan berobat dengan baik. Yaitu, penguatan komitmen pimpinan dengan menerbitkan perda tentang TB, menemukan kasus TB sebanyak-banyaknya, kemampuan menetapkan diagnosa melalui peningkatan layanan Tes Cepat Molekuler (TCM), penguatan layanan kesehatan, dan mengobati penderita sesuai rezimen yang tepat. “Ini merupakan strategi lima tahun ke depan,” terangnya.

Acara sosialisasi itu turut hadir Maria Ulfa Sambari, Zumrotus Solekha Qosim, dan Betty Andhi Hendro Wijaya. Respon positif juga hadir dari peserta yang mengikuti. Antusiasme peserta sangat tampak dari keaktifkan bertanya dan memahami setiap materi yang disampaikan. Pada kesempatan yang sama, dia menyampaikan bahwa akan ada agenda di bulan September ini. Tidak disebutkan secara jelas tanggal dan hari pelaksanaannya. “Masih ada hubungannya dengan TB,” ujarnya.

Dia membocorkan agenda yang akan diselenggarakan September ini yaitu acara tiap  bulan yang diadakan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, RSUD Ibnu Sina, dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bekerja sama dengan Komunitas Petir. Tujuannya untuk memberikan dukungan agar penderita TB MDR berobat secara kontinyu. “Perlu dukungan psikologis, agar tidak putus di tengah jalan,” pungkasnya. (hil/han)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia