Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Sering Padam, PLN Ganggu Aktivitas Industri

10 September 2019, 16: 05: 20 WIB | editor : Wijayanto

BELUM OPTIMAL: Petugas teknik PLN sedang memperbaiki jaringan listrik.

BELUM OPTIMAL: Petugas teknik PLN sedang memperbaiki jaringan listrik. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik tampaknya belum mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Buktinya, beberapa perusahaan bahkan warga mengeluhkan pemadaman yang sering dilakukannya.

Wakil Ketua Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim, Tri Andhi Suprihartono berharap PLN bisa meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung aktivitas industri di Gresik.

“Beberapa bulan ini, ada perusahaan yang masih menjadi korban pemadaman karena kurangnya pasokan listrik. Apabila kapasitas tidak ditambah namun mentargetkan pelanggan baru naik maka dikhawatirkan akan berdampak pada distribusi listrik,” kata Andhi.

Manager Humas dan SDM Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Hartono Subeki berharap dibandingkan menambah jumlah pelanggan PLN Gresik seharusnya bisa meningkatkan kapasitas produksi listrik sehingga bisa mengcover kebutuhan pelanggan industri. “Dalam satu bulan kami pasti mengalami pemadaman. Selama ini, kami masih mengandalkan listrik dari genset meskipun kapasitas terbatas,” imbuh Hartono.

Manager Bagian Keuangan Sumberdaya Manusia dan Administrasi (KSA) PLN UP3 Gresik, Aris Muhamad Noor mengklaim saat ini pihaknya masih mengalami surplus listrik sebesar 700 megawatt. “Kalaupun ada pemadaman itu karena maintanance atau terjadi kerusakan pada kabel maupun tiang listrik,” ujarnya. 

Sementara itu, jumlah pelanggan di wilayah Gresik tahun ini mencapai 314 ribu pelanggan, Dia mentargetkkan, angka ini bisa naik menjadi 324 ribu pelanggan hingga akhir 2019. Menurutnya, untuk merealisasikan hal itu, pihaknya mendorong peningkatan jumlah pelanggan di wilayah itu. Itu dilakukan sebagai bentuk bagian dari pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui program pemeriksaan IML dan pemasangan grounding gratis.

“"Kami berharap tahun ini target 10 jumlah pelanggan baru tercapai. Dengan peningkatan kinerja dan kerja sama yang baik dengan masyarakat. Di samping itu kami juga terus melakukan sosialisasi program layanan potongan harga juga semakin kami sosialisasikan," tandasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia