Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Pemprov Optimistis Produksi Tembakau Jatim Meningkat

09 September 2019, 18: 00: 53 WIB | editor : Wijayanto

CUACA MENDUKUNG: Petani tembakau di Sumenep Madura sedang melakukan pembenihan.

CUACA MENDUKUNG: Petani tembakau di Sumenep Madura sedang melakukan pembenihan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Pada musim kemarau yang panjang ini membuat para petani bernafas lega. Karena tanaman tembakau dapat berkembang bagus, sehingga sewaktu panen dan kualitasnya sangat baik.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Karyadi mengatakan, pada bulan September hingga Oktober sejumlah daerah yang menjadi sentra tembakau di Jatim memasuki musim panen. Menurutnya, di Jatim ada 20 kabupaten/kota yang memiliki lahan tembakau. “Tapi yang paling banyak di Madura,” katanya.

Karyadi optimistis tahun ini produksi tembakau di Jatim akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Karena musim panas yang terjadi cukup panjang sehingga bisa meningkatkan kuantitas serta kualitas dari produksi tembakau. “Tembakau ini tidak seperti tanaman yang lain. Pada musim kemarau tembakau justru akan tumbuh lebih bagus kalau hujan terus tembakau itu justru rusak,” jelasnya.

Lebih lanjut Karyadi menambahkan, pada tahun 2018 produksi tembakau Jatim mencapai 130 ribu ton dari 114 ribu hektare lahan. Jika tahun ini bisa sama dengan tahun lalu, itu sudah bagus.

Sementara itu data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, ekspor tembakau Jatim pada rentang waktu Januari-Juli tahun 2019 juga naik sebesar 13,9 persen jika dibandingkan pada rentang waktu Januari-Juli tahun 2018 (year on year). Pada Januari-Juli tahun 2018, nilai Free On Board (FOB) ekspor tembakau mencapai USD 284,25 juta sedangkan Januari-Juli tahun 2019 naik menjadi USD 324.03 juta. (mus/nur)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia