Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dominan di Dewan, PKB Jadi Rebutan Parpol di Bursa Pilbup Sidoarjo

09 September 2019, 17: 35: 14 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Share this      

SIDOARJO – PKB nampaknya bakal menjadi rebutan partai lain. Hal itu terkait dengan pemilihan kepala daerah yang akan digelar tahun 2020 nanti. Sebab, PKB saat ini menjadi satu-satunya parpol yang dapat mengajukan calon bupati tanpa koalisi.

Hal itu tak lepas dari jumlah perolehan PKB di DPRD Sidoarjo. PKB berhasil menduduki 16 kursi dewan. Sementara partai yang lain masih harus berkolasi dengan partai agar dapat mengajukan bakal calon kepala daerah. Penyebabnya, jumlah kursi di DPRD Sidoarjo kurang dari 10 kursi.

Ketua DPD Golkar Warih Andono memberikan sinyal jika Golkar bakal bergabung dengan partai lain. Sebab Partai berlambang pohon beringin itu tidak bisa mengusung calon bupati sendiri. Hal itu lantaran perolehan kursi Golkar di dewan hanya empat. "Yang jelas berkoalisi," katanya.

Selain itu, Golkar juga dinilai tak memiliki kader internal yang dikenal luas masyarakat Sidoarjo. Dari informasi yang beredar, Golkar bakal merepat ke PKB dalam bursa pencalonan kepala daerah. Posisinya sebagai wakil bupati Sidoarjo. Namun demikian, Warih enggan berkomentar banyak. "Posisinya iya dan tidak," paparnya.

Selain Golkar, PDIP juga dikabarkan baka merapa ke PKB. Sebab untuk mengusung calon kepala daerah, PDIP harus membentuk koalisi. Alasannya, jumlah kursi PDIP hanya sembilan kursi. Butuh satu kursi tambahan. Ketua DPC PDIP Sumi Harsono mengatakan, pihaknya dapat bergabung dengan partai manapun. "Bisa bergabung dengan partai mana saja termasuk PKB," katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Abdillah Nasih mengatakan, jika partainya masih harus menunggu instruksi pusat. Hal itu terkait dengan petunjuk teknis pencalonan kepala daerah. Apakah partainya tersebut bakal diminta menjaring calon bupati atau sekaligus dengan wakilnya. "Menunggu petunjuk teknis (juknis)," paparnya.

Nasih menuturkan, jika PKB memiliki keunggulan. Yaitu dapat mengajukan calon Bupati. Alasannya, jumlah kursi yang diraih mencapai 16 kursi. Namun demikian, kendati dapat berpeluang mengajukan calon sendiri, PKB sendiri tak akan menutup pintu bagi partai lain.  "Seperti tahun 2010 lalu PKB berkoalisi dengan partai lain," paparnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia