Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Korsleting Listrik, Toko Kasur Terbakar Hebat, Dua Jam Baru Padam

09 September 2019, 15: 11: 59 WIB | editor : Wijayanto

MEMBARA: Petugas pemadam kebakaran sedang berjibaku menjinakkan api di toko springbed Jalan KH.Mukmin.

MEMBARA: Petugas pemadam kebakaran sedang berjibaku menjinakkan api di toko springbed Jalan KH.Mukmin. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Kebakaran kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini di sebuah toko tempat penyimpanan kasur di Jalan KH Mukmin No 01, Desa Sidokare,Kecamatan Sidoarjo. Toko yang berada di tikungan jalan itu ludes dilahap api. Enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan menceritakan, kebakaran itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 02.30. Saat itu, Tozuri,80, warga setempat bangun dari tidur dan melihat api membakar bangunan toko tersebut.

Panik dengan kejadian itu, Tozuri langsung membangunkan temannya untuk menghubungi Suprayitno, 32, pemilik toko. Sambil menunggu pemadam kebakaran datang, warga setempat juga berusaha memadamkan api dengan perlengkapan seadanya, namun api tak kunjung padam.

Api baru berhasil dijinakkan oleh enam unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian. “Pukul 04.30 api sudah padam, namun dilanjutkan pembasahan hingga pukul 06.00,” terang Supiyan.

Mantan Kapolsek Wringinanom itu juga menyebut jika tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian yang tidak sedikit bakal diderita pemilik toko. Pasalnya tak hanya bangunan yang hangus, sejumlah kasur yang hendak dijual juga ludes dilahap si jago merah.

Selepas pembasahan, polisi juga memasang police line guna mencegah masyarakat mendekati lokasi tersebut. Kanit reskrim Polsek Sidoarjo Kota Ipda Sukarno menambahkan, dugaan sementara kebakaran di toko itu disebabkan karena korsleting listrik. “Namun pastinya masih kita selidiki,” singkatnya.

Dalam kesempatan itu juga, Supiyan menghimbau kepada masyarakat agar memastikan saluran listrik dan penggunaan alat elektronik ketika meninggalkan rumah atau toko. Hal itu untuk mengantisipasi kebakaran yang mungkin saja terjadi. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia