Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

PDIP dan PKS Siapkan Tahapan Penjaringan Calon Bupati Sidoarjo

05 September 2019, 17: 30: 04 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

Share this      

SIDOARJO - Meski pemilihan kepala daerah (pilkada) masih dilaksanakan tahun depan, beberapa partai politik (parpol) mulai bersiap. Dua parpol bahkan sudah mulai melakukan penjaringan calon bupati.

Salah satu parpol yang mulai bersiap adalah PDIP. Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDIP Sidoarjo Mundzir Dwi Ilmiawan menjelaskan, partai sudah menyusun tahapan pemilihan calon Bupati.

Penjaringan bupati dibuka tiga termin. Pertama di tingkat DPC pada 5 hingga 14 September. Kedua, penjaringan di tingkat DPD pada 9 hingga 14 September. Dia menjelaskan, penjaringan dilakukan untuk mendapatkan calon terbaik. Sebab target PDIP adalah untuk menjadi pemenang pemilu di Sidoarjo.

Selanjutnya, ada uji kelayakan dan kepatutan. Mundzir mengatakan, fit and proper test digelar DPD PDIP. Selama empat hari mulai 17 hingga 20 September. “Setelah itu nama disetorkan ke DPP pada 23 September,” katanya.

Untuk persyaratan calon, PDIP menetapkan lima poin. Pertama memenuhi syarat peraturan perundangan tentang kepala daerah. Kedua bagi anggota partai yang maju, harus mendapatkan persetujuan dari partai. Ketiga bagi calon eksternal wajib mematuhi aturan partai. Selanjutnya, wajib mengikuti sekolah partai. “Dan ada syarat tambahan bagi anggota partai yang nantinya diatur,” terangnya.

Dalam pilkada 2020 nanti, PDIP dipastikan bergabung dengan  partai lain. Pasalnya, perolehan kursi PDIP kurang. Minimal partai yang bisa mengajukan calon Bupati harus mendapatkan 10 kursi. “Kami kurang satu kursi. Makanya kami akan koalisi,” jelasnya.

Selain PDIP, PKS juga menggelar penjaringan calon Bupati. Caranya, partai mengadakan pemilu internal. Setiap kader berhak mengajukan usulan nama calon Kepala daerah.

Ketua DPD PKS Anang Makruf mengatakan, setiap kader mengusulkan tiga nama. Setelah itu, usul an diranking. “Ranking tertinggi
disampaikan ke partai koalisi,” jelasnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia