Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Ikut Program SSC, Warga Cumpak Barat Manfaatkan Lahan untuk Taman

05 September 2019, 16: 16: 57 WIB | editor : Wijayanto

SEMANGAT: Kepala Bidang (kabid) Taman DKRTH Iman  (baju putih) bersama warga saat sosialisasi SSC 2019 di Jalan Cumpak Barat RW 2 Kelurahan Bulak.

SEMANGAT: Kepala Bidang (kabid) Taman DKRTH Iman (baju putih) bersama warga saat sosialisasi SSC 2019 di Jalan Cumpak Barat RW 2 Kelurahan Bulak. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Sosialisasi Surabaya Smart City (SSC) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disambut positif oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari kesiapan warga dalam menggali potensi kampung tempat mereka tinggal.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKHRTH) Surabaya M. Iman Rachmadi menuturkan, penggalian potensi kampung dinilai sangat penting untuk mendorong memperdayaan masyarakatnya.

Seperti di Kelurahan Bulak, menurutnya, kampung ini memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan oleh warga. Lahannya juga cukup luas. Selama ini dimanfaatkan warga untuk pembibitan ikan. "Itu tinggal meningkatkan saja potensi tersebut," terangnya.

Pihaknya menyarankan untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan potensi tersebut. Sehingga dapat menjadi salah satu program berkelanjutan yang bermanfaatkan bagi warga kampung.

"Hasil dari ikan itu diapakan. Bisa menjadi abon, keripik. Itu mempunyai nilai-nilai ekonomi yang menjadi potensi kampung ini," ujarnya. Ditambah dengan antusiasme an semangat warga yang luar biasa guyub. "Tinggal dipoles. Warga harus tetap bersemangat meningkatkan itu," imbuhnya.

Sementara, Ketua RW 2 Kelurahan Bulak Sugeng Riyanto menuturkan, sosialisasi ini lebih memantapkan niat warga untuk menambah wawasannya. Pihaknya berharap, kesadaran warga akan kebersihan tinggi. "Untuk SSC memperluas wilayah kami sebagai ikon wilayah RW 2. Jadi demi menggerakkan kesadaran warga terkait kebersihan, dari RW mengadakan lomba kebersihan antar gang," jelasnya.

Menurutnya, tidak ada produk andalan yang khas dari kampung. Tetapi, di kampung ini banyak lahan kosong yang bisa dimanfaatkan. Sugeng dan warga memanfaatkan lahan sempit untuk dijadikan taman. Sedangkan yang agak luas bisa untuk tambak. "Pada akhirnya untuk memperbaiki kondisi warga sendiri. Tujuan kami ini juga bisa menjadi contoh kampung-kampung lain," imbuhnya. (cin/opi)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia