Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Konjen Jepang Janji Promosikan Lahan Industri Gresik

05 September 2019, 07: 50: 51 WIB | editor : Wijayanto

JEMPUT BOLA: Presiden Direktur Maspion Grup, Alim Markus (kiri) menjelaskan berbagai fasilitas yang ada di MIE V ke Konsulat Jendral (Konjen) Jepang di Surabaya, Tani Masaki.

JEMPUT BOLA: Presiden Direktur Maspion Grup, Alim Markus (kiri) menjelaskan berbagai fasilitas yang ada di MIE V ke Konsulat Jendral (Konjen) Jepang di Surabaya, Tani Masaki. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Konsulat Jendral (Konjen) Jepang di Surabaya, Tani Masaki berjanji akan mempromosikan lahan industri yang ada di Gresik kepada industri di Jepang. Hal itu karena perkembangan dan pertumbuhan industri Gresik cukup besar. 

Konjen Jepang Tani Masaki mengaku mengaku kunjungannya ke industri Gresik untuk melihat berbagai fasilitas industri yang ada. Selanjutnya, pihaknya akan mulai mengkaji berbagai peluang yang nantinya akan ditawarkan kepada investor di Jepang. 

“Saya melihat di Gresik ini ada banyak peluang yang bisa dikembangkan disini. Apalagi saat ini pemerintah indonesia sedang konsen terhadap pembangunan SDM dan kemudahan investasi. Tentu hal ini akan menjadi daya tarik bagi industri Jepang,” ujar Tani saat kunjungannya ke Kawasan Industri Maspion V yang ada di Kecamatan Manyar.

Namun demikian, Tani mengaku belum bisa menyebut secara gamblang industri apa yang akan rencananya akan dia bawa ke Maspion Gresik. Dia berdalih saat ini industri di Jepang banyak yang tertarik berinvestasi di Indonesia.

“Kami akan memberikan informasi kepada investor di Jepang bahwa di Jawa Timur banyak tersedia lahan industri yang bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Maspion Grup, Alim Markus mengungkapkan, dalam menghadapi perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini, pihaknya akan gencar melakukan jemput bola terhadap calon investor yang bisa dibidik. 

“Sesuai dengan arahan pak Jokowi bahwa Investasi asing dan kegiatan ekspor harus ditingkatkan. Sehingga kami agresif dalam menjemput bola salah satunya menawarkan lahan yang kami miliki ke investor jepang,” ujarnya.

Pihaknya, tidak menawarkan lahan industri pada negeri matahari terbit saja, beberapa waktu lalu pihaknya juga mengundang Konjen Amerika datang ke kawasan MIE V.

“Kami sedang mengembangkan lahan tambahan seluas 400 hektar di luar yang lahan eksisting 800 hektar. Kami optimistis lahan yang ditawarkan diminati investor karena tersedia berbagai fasilitas penunjang salah satunya Jetty sehingga bisa menjadi captive market bagi industri,” pungkasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia