Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Atasi Kemacetan, Berencana Buka Jalur Alternatif Manyar-Duduk

04 September 2019, 22: 30: 10 WIB | editor : Wijayanto

MACET: Jalar Raya Manyar setiap hari selalu menjadi langganan macet.

MACET: Jalar Raya Manyar setiap hari selalu menjadi langganan macet. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kemacetan Jalan Raya Manyar menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Mereka berupaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya, dengan membuat jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Manyar dengan Kecamatan Duduk Sampeyan.

Rencana tersebut saat ini masih dikaji oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. Pembuatan jalur alternative ini nanti akan dilakukan dengan meningkatkan status jalan desa menjadi jalan kabupetan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik Nanang Setiawan juga menyebut adanya wacana pengalihan jalan desa menjadi jalan kabupaten. “Tapi ini masih dalam kajian dan belum final,” katanya kepada wartawan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Gresik Dhianita Tri Astuti saat dikonfirmasi wartawan. Menurut dia, saat ini memang sedang ada kajian untuk pembuatan jalan alternative. Rencananya, jalur itu menghubungkan Manyar-Duduksampeyan. “Iya memang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan jalan baru tersebut diharapkan dapat mengurangi beban di Jalan Raya Manyar. Selama ini, memang jalur itu menjadi satu-satunya akses dari Gresik wilayah utara menuju ke kota.

Dari data yang berhasil dihimpun, saat ini sudah ada empat desa yang dikaji pemerintah untuk dilewati jalan alternative. Yakni, Desa Pejanggaan, Sembayat, Gumeno, dan Desa Morobakung. Jalan itu bukan membuka jalan baru, melainkan pengalihan fungsi dari jalan desa menjadi jalan kabupaten. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia