Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Risma Bicara Perkembangan Kota dan Teknologi Digital di Forum PBB

04 September 2019, 19: 30: 51 WIB | editor : Wijayanto

Wali Kota Tri Rismaharini

Wali Kota Tri Rismaharini (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA  - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi pembicara dalam forum Bridge For Cities 4.0 yang digelar oleh United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) atau Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa.

United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), yang bermarkas di Wina, Austria, adalah badan di bawa PBB yang bertugas mempromosikan dan mempercepat perkembangan industri di negara-negara berkembang dan negara yang sedang transisi ekonomi, dan mempromosikan kerja sama industri internasional.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya M. Fikser mengatakan, ini merupakan kali pertama Risma menjadi pembicara di forum UNIDO. “Dalam forum yang diselenggarakan UNIDO ini, Bu Wali baru pertama kali menjadi pembicara. Beda lagi kalau forum PBB, itu Ibu sudah berkali-kali,” kata Fikser ditemui di kantornya, Selasa (3/9).

Menurut Fikser,  acara ini akan digelar selama dua hari, yaitu 3-4 September 2019. Forum yang digelar di Gedung Vienna International Center Austria itu akan dihadiri oleh puluhan negara dari berbagai belahan dunia yang merupakan anggota UNIDO.

“Hari ini (kemarin,red) Bu Wali akan menjadi pembicara dalam sesi kedua yang bertema Anchoring Cities in the Circular Economy: The Role of Digital Technology,” ujar Fikser. Forum ini akan dipandu langsung Stephan Sicars Direktur Departemen Lingkungan UNIDO. Pembicara lainnya Tomas Diez Direktur Fab Lab Barcelona, dan Klaus Heidinger Kepala City IT Solutions di Pusat Global Kota Kompetensi Siemens.

Selain itu, ada pula Roger Kamgaing Wakil Presiden Eksekutif SGS Swiss, Birgit Ginzler Pakar Senior Inovasi Perkotaan Wina, dan Carlo Ratti Direktur di MIT SENSEable City Lab.

Fikser juga menambahkan, setidaknya ada tiga fokus diskusi yang akan dibicarakan pada kesempatan itu. Pertama, pengembangan digital teknologi terhadap perkembangan ekonomi di perkotaan.

Kedua, mengembangkan potensi digital teknologi untuk bisa diterapkan dalam dunia industry. Ini mulai dari eco-design sampai memasarkan ulang produk industry tersebut. Ketiga, forum ini juga membahas bagaimana peran pemerintah dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di sebuah perkotaan melalui eco-design.

Selain itu, peran pemerintah terkait perputaran ekonomi yang terintegrasi di sebuah perusaahaan dan kota-kota dengan memanfaatkan hubungan baik secara digital maupun jaringan konvensional.

“Tentunya pembahasan Bu Wali nanti akan dikaitkan dengan berbagai hal yang telah dilakukannya selama menjadi Wali Kota Surabaya,” pungkas Fikser. (cin/rak)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia