Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Petani Tambak Tewas Tercebur Tambak

03 September 2019, 18: 25: 09 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Petugas BPB Linmas dan gabungan mengevakuasi jenazah korban dengan cara dipikul menuju jalan raya.

EVAKUASI: Petugas BPB Linmas dan gabungan mengevakuasi jenazah korban dengan cara dipikul menuju jalan raya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Tukirin, 60, seorang penjaga tambak ditemukan tewas terapung di dalam air tambak, Medokan Tambak Surabaya Senin siang (2/9) kemarin. Pria yang tinggal di Jalan Wonoayu RT 03 RW 03, Medokan Ayu Rungkut itu tewas masih mengenakan sarung.

Dugaan sementara penyebab kematian korban karena terpleset dan tercebur tambak. Informasinya, jenazah korban pertama kali ditemukan Mat Nan saat mencari kepiting di tambak sekitar pukul 10.30.

Dia terkejut ada sandal tapi tidak ada orangnya. Kemudian ia berjalan mendekati sandal dan mengecek air tambak. Ternyata korban sudah ada terapung  di air tambak.

Melihat jenazah korban, saksi ketakutan. Dia lalu lari dan memanggil Akmat Tura seorang yang berada di sekitar lokasi. Setelah dicek, korban sudah tidak bernyawa.

Saksi lalu meneruskan informasi ke pihak keluarga dan polisi. Dari hasil olah TKP polisi menduga kematian korban karena terpleset saat bekerja malamnya. Korban mengalami luka di bagian kepala. "Dugaan terpeleset mas, karena malamnya sudah merasakan sakit (kepala) tapi tetap bekerja," ujar Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika melalui Kanit Reskrim Ipda Djoko Soesanto, kemarin.

Joko menjelaskan, dari keterangan keluarga korban, malamnya korban tetap nekat berangkat kerja, karena sudah kewajibannya. Pada hal korban sempat mengeluh pusing kepada anggota keluarga. "Dia bekerja sebagai penjaga tambak sehari-hari," imbuhnya.

Sementara, selesai dilakukan olah TKP dan identifikasi jenazah korban dievakuasi ke jalan raya dengan cara dipikul menuju ambulans. Selanjutnya jenazah dimintakan visum dan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.(rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia