Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tiga Sekawan Ini Digerebek Lagi Asyik Pesta Sabu

02 September 2019, 17: 25: 38 WIB | editor : Wijayanto

PESTA SABU: Tiga sekawan Putra Fajar Timur, Febri Adi Laksono dan Handrik Setiawan.

PESTA SABU: Tiga sekawan Putra Fajar Timur, Febri Adi Laksono dan Handrik Setiawan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Pesta sabu-sabu (SS) yang digelar tiga sekawan di sebuah rumah Jalan Prada Kali Kendal II-C, Surabaya, bubar setelah digerebek polisi. Tiga pria ditangkap, lalu dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Wiyung.

Tiga sekawan budak sabu itu adalah Putra Fajar Timur, 20, warga Jalan Prada Kali Kendal II C, RT 02 RW 01, Prada Kali Kendal, Dukuh Pakis; Febri Adi Laksono, 32, Manukan Kerto II, RT 07 RW 07, Manukan Kulon; Handrik Setiawan, 31, Prada Kali Kendal II-C, Dukuh Pakis.

"Ketiganya kami gerebek sedang pesta sabu-sabu di rumah Fajar," ujar Kapolsek Wiyung Kompol M. Rasyad didampingi Kanit Reskrim Ipda Wahyu Ngabekti.

Rasyad menceritakan, penggerebekan diawali dari informasi masyarakat yang resah terkait aktivitas pelaku. Pada Rabu malam (28/8), mereka bertiga berada di dalam satu rumah dan melangsungkan pesta sabu.

Ketika dipastikan benar mereka sedang menikmati serbuk haram itu, polisi merangsek masuk kamar tersangka dan melakukan penangkapan. Ketiganya hanya bisa pasrah digerebek.

Sejumlah barang bukti masih ditemukan di kamar. Yakni seperangkat alat isap SS disertai pipet kaca berisi sisa SS. "Kami juga amankan 10 poket sabu dengan berat 4,28 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok," katanya.

Rasyad mengungkapkan, 10 poket SS tersebut milik Fajar. Diakui tersangka, 10 klip plastik barang haram itu hendak dijual kembali. Modusnya, tersangka menjual dengan sistem barang diranjau. Per poketnya dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 300 ribu. "Keterangan tersangka, diperoleh dari Madura," lanjutnya.

Kanit Reskrim Reskrim Polsek Wiyung Ipda Wahyu Ngabekti menambahkan, dari hasil tes urine, ketiga tersangka dinyatakan positif memakai SS. "Tes urine mereka hasilnya positif," imbuhnya.

Wahyu menegaskan, ketiga tersangka bakal dikenakan pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun kurungan penjara. (rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia