Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Launching Kampung Pendidikan, Chef Ken dan Supriyadi Beri Motivasi

28 Agustus 2019, 18: 41: 11 WIB | editor : Wijayanto

KETERLIBATAN ANAK: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama anak-anak saat roadshow Kampung Pendidikan 2018.

KETERLIBATAN ANAK: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama anak-anak saat roadshow Kampung Pendidikan 2018. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Lomba Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo (KPKAS) di-launching hari ini, 28 Agustus. Launching akan dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertempat di Balai Pemuda pukul 14.00. Selain membuka acara, Risma juga akan memberikan motivasi kepada anak-anak yang hadir. Juri Masterchef Indonesia Chef Ken dan Mochammad Supriyadi, jebolan Timnas U-16 yang disekolahkan pemkot  ke Liverpool juga hadir beri motivasi.

Kepala Bidang PUHA & PPA Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya Ida Widayati menjelaskan, kriteria penilaian dalam Kampung Pendidikan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini terdapat kriteria baru. Yakni kategori Kampung Kreatif dan Inovatif. Kriteria baru ini dibuat untuk memperluas partisipasi anak-anak. Sebagai ajang untuk menggali potensi mereka.

Untuk itulah, launching KPKAS tahun ini berbeda. Dengan peserta launching yang diikuti oleh anak-anak. "Ini (launching, Red) mengikuti permintaannya Bu Risma. Beliau ingin acara kampung pendidikan difokuskan ke anak-anak. Maka dari itu, tidak seperti tahun lalu yang datang launching banyak ibu-ibunya, tahun ini anak-anak semua. Setelah mengikuti launching, mereka akan mendapatkan motivasi dari bintang tamu yang telah sukses di luar bidang akademik," jelasnya.

Sebanyak 425 anak akan diundang dengan pendamping masing-masing. Anak-anak ini merupakan perwakilan dari berbagai kampung di Surabaya yang nantinya akan mengikuti pelatihan yang disediakan oleh Pemkot Surabaya sebagai bekal non akademis untuk anak-anak. Karena wali kota melihat banyak orang sukses tidak hanya hadir dalam bidang akademis saja, namun juga non akademis. Inilah harapannya dalam pelatihan yang akan diberikan. 

Ada 11 pelatihan yang akan diberikan kepada 425 anak. Di antaranya pelatihan memasak, membatik, olahraga, jurnalistik, dai cilik, musik, tari, fotografi, vlog dan lain sebagainya. Pelatihan ini akan mulai diberikan per tanggal 30 September. "Kita masih membuka pendaftaran untuk anak-anak yang ingin mengikuti pelatihan. Syaratnya maksimal sampai usia 18 tahun, silahkan mendaftarkan lewat pendampingnya masing-masing," lanjutnya. 

Beberapa pelatihan akan dilakukan terpusat, seperti pelatihan memasak yang akan dilakukan SHS Wonokromo. Pelatihan vlog yang dipusatkan di Dinas Kominfo. Serta pelatihan olahraga yang mendapat peminat paling banyak. Sementara khusus untuk pelatihan membatik atau melukis, pengajar akan melakukan roadshow ke berbagai titik yang pusat pelatihan yang telah diberikan sebelumnya. (ism/nur)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia