Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Ini Jurus Bank Jatim Support Program Nawa Bhakti Satya

28 Agustus 2019, 18: 35: 36 WIB | editor : Wijayanto

PAPARAN: Pemimpin Divisi Mikro, Ritel dan Program Bank Jatim Taufan Muhammad dalam acara FGD bertema 'Membedah Strategi Bank Jatim Dalam Mewujudkan Program Nawa Bhakti Satya.'

PAPARAN: Pemimpin Divisi Mikro, Ritel dan Program Bank Jatim Taufan Muhammad dalam acara FGD bertema 'Membedah Strategi Bank Jatim Dalam Mewujudkan Program Nawa Bhakti Satya.' (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Program Nawa Bhakti Satya yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk pertumbuhan ekonomi regional disambut positif oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim).

Usai mengeluarkan jatimcode yang merupakan pengembangan fitur pembayaran mobile banking melalui scan quick response (QR) code, Bank Jatim telah memetakan strategi yang dirasa cocok dengan sembilan misi pembangunan Provinsi Jatim periode 2019-2023.

Pemimpin Divisi Kredit Mikro Ritel dan Program Bank Jatim Taufan Muhammad menyatakan, meski pihaknya konsen pada penyaluran akses modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan menyasar kredit ritel melalui pemberdayaan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Bank Jatim juga menjabarkan strategi lain.

“Penanggulangan kemiskinan masih jadi prioritas di kepemimpinan sekarang. Kita tahu berdasar data Badan Pusat Statistik, pada bulan Maret 2019, jumlah penduduk miskin di Jatim mencapai 4.112,25 ribu jiwa (10,37 persen). Dari jumlah tersebut, wilayah pedesaan masih menyumbang dengan angka terbesar,” ujarnya saat melakukan pemaparan di forum group discussion (FGD) dengan tema Strategi Mewujudkan Nawa Bhakti Satya.

Oleh karenanya, melalui penggunaan kredit diharapkan Bank Jatim mampu melakukan intervensi dan menjadi lokomotif penurunan kemiskinan. Perlu diketahui pada semester I/2019, penggunan kredit dengan total Rp 34.768,92 triliun telah disalurkan. Rinciannya untuk komersial sebesar Rp 7.949,68 triliun, UKM Rp 5.447,09 triliun, dan konsumsi Rp 21.372,15 triliun.

Selain penggunaan kredit, Taufan menjelaskan jika di sembilan misi Nawa Bhakti Satya memiliki program masing-masing. Seperti Jatim Sejahtera, Bank Jatim memiliki program corporate social responsibility (CSR) di bidang kebudayaan, kesehatan, sosial, dan rumah tidak layak huni (RTLH).

Pun, Jatim Kerja yang mengharuskan Bank Jatim menyediakan job training, memperkenalkan produk nasabah melalui berbagai kegiatan antara lain misi dagang ke berbagai provinsi dan negara, serta membina koperasi.

“Selain Jatim Sejahtera dan Jatim Kerja masih ada Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah, dan terakhir ada Jatim Harmoni. Semua programnya kami support penuh untuk pertumbuhan Jatim yang berkualitas,” ujarnya.

Hingga semester I/2019, kinerja Bank Jatim tumbuh cukup signifikan dengan total aset perbankan mencapai Rp 68.957,77 triliun. (rul/jay)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia