Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Pembentukan Pimpinan dan AK Dewan Tunggu Penugasan dari Parpol

28 Agustus 2019, 18: 11: 16 WIB | editor : Wijayanto

Ketua Sementara DPRD Surabaya Adi Sutarwijono

Ketua Sementara DPRD Surabaya Adi Sutarwijono (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Surabaya baru dilantik pada Sabtu (24/8) lalu. Saat ini belum ada pimpinan dewan definitif. Alat kelengkapan dewan (AKD) pun belum dibentuk. Karena itu, semua fraksi terus melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan jabatan di komisi.

Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Wirakusuma mengaku belum melakukan pendekatan kepada fraksi-fraksi lain. Sebab, saat ini fraksi-fraksi masih melakukan konsolidasi internal. "Kami belum tahu ketua fraksinya siapa saja sehingga komunikasinya belum ada," katanya.

Menurut dia, komunikasi nantinya akan dilakukan setelah rapat paripurna pada Kamis (29/8) besok. Meski PSI merupakan partai baru, William mengklaim partainya siap berkerja di lembaga legislatif. "Kami masuk dewan sebagai partai baru. Bukan masuk dan masih belajar lagi,” tegasnya.

Anggota DPRD Surabaya dari Partai Golkar, Agung Prasojo, mengungkapkan dirinya tidak tahu-menahu urusan komunikasi jabatan komisi DPRD Surabaya. "Tanyakan langsung saja ke partai. Pastinya sudah, tapi saya kurang tahu," katanya.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu surat dari partai-partai politik tentang pembentukan fraksi. Setelah fraksi-fraksi terbentuk dan pimpinan definitif terbentuk, baru bisa dilakukan pembentukan AKD seperti komisi-komisi.

Pria yang akrab disapa Awi ini menambahkan, posisi pimpinan dewan ditentukan jumlah suara hasil pemilu legislatif. Kader PDI Perjuangans sebagai pemenang pileg dipastikan jadi ketua dewan. "Partai urutan kedua hingga empat akan menjadi wakil ketua dewan,” katanya. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia