Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Kembalikan Fungsinya, Pengawasan GOR Delta Diperketat Pakai CCTV

27 Agustus 2019, 22: 37: 26 WIB | editor : Wijayanto

DITATA: Lingkungan GOR Delta yang dipenuhi PKL.

DITATA: Lingkungan GOR Delta yang dipenuhi PKL. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Fungsi GOR Delta secara perlahan akan dikembalikan seperti semula. Menjadi pusat olahraga. Kegiatan yang berlangsung di dalamnya pun harus berkaitan dengan olahraga. Untuk memastikannya, pemkab akan memperketat pengawasan.

Selama ini memang ada beberapa persoalan di GOR. Mulai dari banyak ditemukan peredaran minuman keras, jadi tempat membolos anak sekolah, hingga PKL yang tidak tertata. Razia Satpol PP yang dilakukan berulang kali tidak memberikan efek jera. Beberapa pedagang masih nekat berjualan.

Persoalan itu menjadi perhatian. Pemkab berupaya memperketat pengawasan kawasan GOR Delta. Caranya dengan memasang Closed Circuit Television (CCTV). Kamera pengintai itu ditempatkan di sejumlah titik.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Djoko Supriyadi menjelaskan, pemasangan CCTV merupakan  bagian dari program revitalisasi GOR Delta.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan mengawasi aktifitas yang berlangsung di kawasan tersebut. "Kami pantau semua kegiatan," jelasnya. 

Dengan adanya CCTV, Dispora bisa mengamati pelanggaran yang dilakukan pedagang. "Kalau ada yang berjualan miras langsung ditindak," jelasnya. 

Selain itu, CCTV juga berfungsi untuk mengamati stan yang digunakan sebagai Rumah Hiburan Umum (RHU). Seperti karaoke dan billiard. Sebab selama ini RHU itu sering melakukan pelanggaran. Menyediakan pemandu lagu misalnya. 

Adanya CCTV diharapkan mampu menurunkan pelanggaran di GOR Delta. Untuk tahap awal, CCTV itu hanya dipasang di dua titik. Yaitu di pintu masuk di depan kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan di depan pintu masuk GOR jalan Pahlawan. "Tahun depan kami tambah," ujarnya. 

Program revitalisasi GOR Delta tidak hanya memasang CCTV. Ada setumpuk pekerjaan lain. Misalnya menata PKL yang kini tak teratur. Selain itu, mengembalikan lagi fungsi stan. Sebagai tempat pembinaan olahraga. Belum lagi jam pemakaian GOR Delta. Selama ini GOR bebas digunakan. Tanpa adanya batasan jam.

Sayangnya, rencana itu belum bjsa berjalan tahun ini. Djoko mengatakan, seluruh program revitalisasi bakal berjalan tahun depan. "Tahun ini kami membangun pagar pembatas terlebih dulu," terangnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia