Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tingkatkan Minat Baca Sejak Dini, Desa dan Sekolah Wajib Punya Perpus

27 Agustus 2019, 18: 21: 54 WIB | editor : Wijayanto

GIAT BACA: Beberapa siswa SD saat berkunjung ke perpustakaan Desa Gelam

GIAT BACA: Beberapa siswa SD saat berkunjung ke perpustakaan Desa Gelam (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Kepedulian pemkab terhadap minat baca masyarakat ditunjukkan melalui sebuah raperda. Rancangan peraturan daerah tersebut sudah dibahas oleh DPRD Sidoarjo. Minat baca harus sudah dimunculkan sejak dini. Untuk itu perlu ada perpustakaan tingkat desa.

Bahkan dalam pembahsan perda perpustakaan beberapa waktu lalu, dewan meminta agar alokasi dana desa dapat digunakan untuk membangun perpustakaan desa. Usulan itu pun disambut baik.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo Ana Musyrifah mengatakan, pembentukan perda tersebut untuk merealisasikan undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. “Salah satunya sekolah dan desa wajib memiliki perpustakaan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, perpustakaan nasional telah memberikan beberapa kriteria setiap perpustakaan. Salah satunya wajib memiliki koleksi buku minimal 1.000 eskemplar buku. Selain itu, jenis koleksi buku itu pun disesuaikan dengan kebutuhan. “Porsi buku anak bisa lebih banyak dibanding lainnya,” imbuhnya.

Sedangkan kriteria yang lain adalah luas perpustakaan minimal 36 meter persegi. Untuk itu, pihaknya mendorong agar setiap desa memiliki perpustakaan. Total desa di Sidoarjo sendiri berjumlah 353 desa. Sementara hingga saat ini, jumlah desa yang memiliki perpustakaan masih 144 desa. Pihaknya akan siap membantu desa yang ingin mendirikan perpustakaan desa. “Kalau ada yang bingung dengan jenis buku dan sebagainya kita siap bantu,” terangnya.

Sebelumnya, pemkab memang merencanakan program pembudayaan kegemaran membaca. Program tersebut sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2014 tentang pelaksanaan undang-undang nomor 43 tahun 2007 mengenai perpustakaan. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sendir telah melakukan berapa inovasi. Salah satunya layananan e-book. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia