Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Adu Banteng di Jalan Raya Modong, Mobil HR-V Nyelonong Masuk Warung

27 Agustus 2019, 18: 17: 50 WIB | editor : Wijayanto

RINGSEK: Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Modong, Kecamatan Tulangan

RINGSEK: Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Modong, Kecamatan Tulangan (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO - Tabrakan dua kendaraan terjadi di Jalan Raya Modong, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Senin (26/8). Akibatnya, keduanya ringsek. Bahkan satu mobil sampai masuk ke teras warung warga yang berada di pinggir jalan.

NYELONONG: Mobil yang menabrak truk masuk ke warung warga di pinggir jalan.

NYELONONG: Mobil yang menabrak truk masuk ke warung warga di pinggir jalan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

Laka lantas itu bermula saat kendaraan Honda HRV nopol S 1496 QH yang dikemudikan Ramveer Singh, 38, warga Pondok Jati RT 44/RW 11, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo melaju dari arah Wonoayu menuju Tulangan.

Setibanya di lokasi, tepatnya di depan Masjid Jalan Raya Tulangan, mobil tersebut melaju terlalu ke kanan sehingga menabrak truk nopol S 9176 PB yang dikemudikan Abu Hanif, 52, warga Candi RT 05/RW 02, Sidoarjo. Truk tersebut melaju dari arah sebaliknya. "Bagian depan kedua kendaraan itu ringsek,” sebut Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono.

Tidak hanya itu, Honda HRV yang terpental ke belakang, mengenai motor Honda Vario nopol W 3635 ZC yang dikemudikan Nur Laili Istiqomah, 29, warga Modong RT 02 RW 04, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo yang berjalan di belakang mobil.

Usai mengenai sepeda motor, honda HRV itu berhenti setelah menabrak warung yang berada di sisi timur jalan. “Pengendara honda Vario mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit," sambung Sugeng.

Tak lama berselang, petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Kendaraan yang terlibat kami amankan ke Mapolsek Tulangan dan masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” sebut perwira dengan tiga balok di pundaknya itu.

Sugeng juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat bekendara. Dia berharap kecelakaan serupa tidak terulang kembali. “Kalau lelah sebaiknya istirahat, agar tidak kehilngan konsentrasi,” pungkasnya. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia