Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Anggaran Pilkada Belum Ditetapkan, KPU Berharap Pengajuan Disetujui

27 Agustus 2019, 18: 04: 45 WIB | editor : Wijayanto

ANGGARAN: Perwakilan KPU saat berdialog dengan Bupati Saiful Ilah tentang dana pilkada di Pendapa Delta Wibawa beberapa waktu lalu.

ANGGARAN: Perwakilan KPU saat berdialog dengan Bupati Saiful Ilah tentang dana pilkada di Pendapa Delta Wibawa beberapa waktu lalu. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pengajuan anggaran KPUD Sidoarjo untuk kebutuhan Pilkada 2020 hingga kini belum ditetapkan. KPUD sudah mengajukan ke pemkab sebesar Rp 63 miliar. Anggaran tersebut untuk seluruh kebutuhan pilkada.

Ketua KPUD Sidoarjo M Iskak mengatakan, pada pilkada 2015 lalu, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp 48 miliar. Namun tidak semuanya disetujui. Pemkab hanya memberikan bantuan sebesar Rp 38 miliar.

Tahun ini dia berharap semua anggaran yang diajukan bisa disetujui. Sebab tidak bisa seperti sebelumnya, saat ini gaji tenaga adhoc sudah ditetapkan. “Pilkada sebelumnya, gaji adhoc bisa dikurangi, sekarang sudah ada standarnya,” katanya.

Iskak menyebutkan, KPU pusat sudah menetapkan standar gaji KPPS. Besarnya Rp 1,8 juta per orang. Ditambah dengan kebutuhan sosialisasi pilkada dan pengadaan bilik suara totalnya mencapai Rp 63 miliar.

Untuk itu, dia berharap dana yang diajukan dicukupi pemkab. Sebab jika kurang dari nilai pengajuan, dia khawatir akan berdampak pada kelancaran pemilu. "Kalau gaji KPPS dikurangi pasti protes," paparnya.

Dari informasi yang dihimpun, pemkab tidak bisa mencukupi seluruh anggaran pilkada. Alokasi yang diberikan hanya Rp 45 miliar. Hal itu tertuang dalam draft KUAPPAS APBD 2020.

Menyikapi hal itu, Iskak berharap KPUD segera bertemu dengan pemkab. Untuk menjelaskan detil kebutuhan pilkada. "Ini kan untuk pemilu. Bukan untuk KPUD. Harapan kami dicukupi," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan pemkab masih menelaah pengajuan dana pilkada. "Dalam waktu dekat kami pastikan," jelasnya. (far/nis)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia