Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Melamar Kerja Jadi PRT, Bawa Kabur Uang dan HP Majikan

26 Agustus 2019, 18: 33: 14 WIB | editor : Wijayanto

APES: Lokasi pencurian dengan modus melamar kerja sebagai PRT.

APES: Lokasi pencurian dengan modus melamar kerja sebagai PRT. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO - Apes dialami Minarsih,31, warga Perum The Taman Dhika, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran. Uang Rp 5 juta dan satu unit handphone (HP) merk Oppo miliknya dikuras seorang perempuan yang sebelumnya melamar menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) di rumahnya.

Mirna, panggilan Minarsih menceritakan, aksi pencurian itu terjadi pada hari Sabtu(24/8) di warnet sekaligus tempat tinggalnya. Sebelumnya, pada pada Selasa (20/8) sekitar pukul 16.00, pelaku datang ke warnet untuk mengajukan permohonan lamaran pekerjaan sebagai PRT. Dia membawa surat lamaran yang dimasukkan dalam amplop coklat. "Ada foto copy KK dan ijazah SMP swasta di amplopnya,” terangnya

Di dokumen itu tertulis, jika terduga pelaku bernama Kezia Lorenzia Salindeho,19,  warga Jalan Kolonel Sugiono No.16, RT 02/RW 01 Desa Kepuh Kiriman, Waru. Setelah dipertimbangkan, korban pun menerima pelaku Kezia untuk bekerja di rumahnya. Dengan syarat harus menyerahkan KTP asli, karena pelaku hanya mengirimkan foto KTP via WhatsApp. "Sanggup akan menyerahkan KTP, dalam jangka waktu tiga hari," lanjutnya.

Hari itu juga pelaku langsung kerja dan menginap di rumah korban. Sekitar pukul 14.00 Kamis (24/8), pelaku pamit pulang untuk mengambil KTP asli. Dia  berjanji akan kembali bekerja  Jumat (23/8) pagi. Namun sampai Jumat malam pelaku tak kunjung kembali.

Sabtu (24/8) pagi saat berada di lantai dua, korban mendengar suara orang membuka rolling door. Sontak korban berlari turun sambil berteriak-teriak. Setibanya di lantai bawah, ternyata tidak ada orang.

Korban menaruh curiga kepada pelaku. Akhirnya korban masuk ke kamar yang di tempati pelaku. "Ternyata tas dan pakaian sudah tidak ada," ungkapnya.

Karena penasaran, Korban mencoba memutar rekaman CCTV yang berada di warnetnya. Ternyata dugaan korban benar, bahwa yang membuka pintu adalah Kezia. Dan di dalam rekaman itu terlihat pelaku mengambil uang dalam laci toko dan mengambil HP diatas meja Komputer. "Untung saja pelaku tak mengambil laptop dan motor, padahal kuncinya ada di rak,” timpal korban.

Setelah kejadian itu, korban langsung melapor ke Mapolresta Sidoarjo. Kini kasus pencurian dengan modus melamar kerja sebagai PRT itu tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.(son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia