Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Dibonceng Suami Tak Pakai Helm, Jatuh Terlindas Truk Semen

24 Agustus 2019, 05: 24: 41 WIB | editor : Wijayanto

OLAH TKP: Polisi melakukan pemeriksaan di Jalan Raya Legundi.

OLAH TKP: Polisi melakukan pemeriksaan di Jalan Raya Legundi. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pasangan suami istri (pasutri) Sholihudin, 43, dan Sunarsih, 41, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Legundi. Akibat kejadian ini, Sunarsih meregang nyawa di lokasi kejadian. Sementara suaminya hanya terluka.

Kecelakaan itu berawal saat Sholihuddin mengendarai motor Honda Vario nopol W 2922 AV berboncengan dengan istrinya Sunarsih. Pasutri ini melintas di Jalan Raya Legundi Driyorejo sekitar pukul 07.30 dengan kecepatan sedang.

Saat di lokasi kejadian, kedua korban yang tanpa mengenakan helm berusaha mendahului truk semen nopol A 9677 TZ yang dikemudikan Budi Wahono, 54,  asal Siniman II/06-C Muji Kecamatan Prajurit Kulon Kabupaten Mojokerto.

Saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan kehilangan kendali. Karena jaraknya sudah dekat, dan ruang gerak yang sempit, motor Sholihuddin membentur bodi samping kiri truk semen. Sementara istri yang diboncengnya jatuh lalu terlindas roda ban belakang.

Korban Sunarsih meninggal di TKP lalu dibawa ke RS Anwar Medika Balongbendo, Sidoarjo. "Penyebab laka ini pengendara motor Honda Vario Sholihuddin saat  mendahului dari sisi kiri. Kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak dapat mengendalikan setir," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy.

Selain mengevakuasi korban lanjut Yossy, anggotanya juga telah mengamankan truk semen yang dikemudikan Budi Wahono sebagai barang bukti. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia