Jumat, 18 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

KPU Anggarkan Pilbup Gresik 2020 Rp 62 Miliar

23 Agustus 2019, 13: 37: 34 WIB | editor : Wijayanto

PILKADA: Wabup Gresik M Qosim saat pencoblosan pemilu serentak, Mei 2019 lalu.

PILKADA: Wabup Gresik M Qosim saat pencoblosan pemilu serentak, Mei 2019 lalu. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Kalangan DPRD Kabupaten Gresik menyetujui usulan anggaran pelaksanaan pemilihan bupati (pilbup) 2020. Hingga kemarin, angggaran yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik belum ada perubahan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gresik Mujid Ridwan mengatakan untuk anggaran pilbup disiapkan Rp 62 miliar. Anggaran tersebut dibagi untuk KPUD Gresik dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik. “Untuk KPUD Gresik diberikan Rp 46 miliar sedangkan untuk Bawaslu Gresik diberikan Rp 16 miliar,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPUD Kabupaten Gresik Akhmad Roni mengatakan kalau perkiraan awal kebutuhan anggaran pilbup 2020 sebesar Rp 45 miliar. Namun, untuk kepastiannya pihaknya masih menunggu dari pemerintah dan dewan. “Sudah kami ajukan, nilai kebutuhannya sekitar Rp 45 miliar,” ujarnya.

Dikatakan, dari usulan ini nanti akan dilakukan pembahasan bersama antara Tim-Ang Pemkab Gresik dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gresik. Baru setelah itu hasilnya bisa diketahui. “Yang jelas kami sudah membuat perhitungannya. Tapi kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan dewan,” ungkap dia.

Menurut dia, anggaran sebesar itu nantinya akan digunakan untuk membiayai kebutuhan pelaksanaan pilbup di tahun 2020. Sedangkan untuk tahun 2019 ini, pihaknya belum mengetahui pasti apakah ada tahapan yang membutuhkan anggaran. “Kami belum tahu, kalau perkiraan kami pilbup akan dimulai Januari tahun depan. Makanya kami lihat dulu,” terangnya.

Ditambahkan, dari informasi yang pihaknya dapat, pelaksanaan pilbup rencananya akan digelar pada 23 September mendatang. Namun, pihaknya belum bisa memastikan menunggu intruksi langsung dari KPU RI. “Kalau infonya sekitar akhir September. Bisa tanggal 23. Tapi kami belum tahu pastinya,” imbuh dia. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia