Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Rusuh di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Polda Jatim Periksa 49 Saksi

22 Agustus 2019, 23: 49: 12 WIB | editor : Wijayanto

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Polda Jawa Timur sudah memeriksa 49 saksi terkait dugaan pembuangan bendera merah putih di asrama mahasiswa Jalan Kalasan, Surabaya. "Ada 42 mahasiswa, dan tujuh dari luar (OKP), dan satu pegawai kecamatan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera Rabu (21/8). 

Barung menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, semua mahasiswa tidak ada yang melihat, mengetahui terkait pembuangan bendera maupun perusakan bendera. 

Sementara, tujuh orang saksi eksternal mengatakan telah memasang bendera di sana. 

"Akhirnya kita gali terus sampai nanti siapa yang membuang bendera itu, dan siapa yang terlibat," tegasnya. 

Perwira menengah dengan tiga melati di pundaknya itu menyebutkan, oleh karena dugaan pembuangan bendera itu yang kemudian membuat sekitar 700 hingga 1000 orang menggeruduk asrama. 

Polisi saat itu, kata Barung, sudah mengambil jalan tengah. Dengan mengevakuasi 43 orang mahasiswa dari dalam asrama ke Polrestabes Surabaya. "Kita tembakkan gas air mata supaya mereka tidak bertemu. Kemudian 43 orang diamankan di Polrestabes diinterogasi," sambungnya. 

Selesai diperiksa, semua mahasiswa dikembalikan ke asrama. Sementara saat ini, lanjut Barung, tuntutan yang berkembang yakni terkait labeling hewan oleh beberapa orang.

"Kita sudah menerima video yang ada terkait seseorang bahkan dua orang, tiga orang yang melakukan labeling terhadap kelompok lain," paparnya. 

Meski demikian, polisi mengaku berhati-hati dan masih mengumpulkan bukti untuk menetapkan tersangka ujaran kebencian maupun penyebaran hoaks.

"Untuk akun medsos yang di-take down ada 43 terkait berita bohong (kericuhan asrama Papua,Red)," pungkasnya.(rus/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia