Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Bakar Sampah, Rumah Konveksi Ikut Terbakar, Pekerja Panik Semburat

22 Agustus 2019, 23: 26: 53 WIB | editor : Wijayanto

BIKIN PANIK: Petugas PMK Kota Surabaya berusaha memadamkan api yang membakar rumah konveksi di Jalan Ikan Dorang Baru.

BIKIN PANIK: Petugas PMK Kota Surabaya berusaha memadamkan api yang membakar rumah konveksi di Jalan Ikan Dorang Baru. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Sebuah rumah konveksi di Jalan Ikan Dorang Baru Nomor 36-38, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, Rabu (21/8) terbakar. Kebakaran tersebut membuat panik sejumlah pekerja yang saat itu membordir.

Api tersebut diduga berasal dari tumpukan sampah yang berada di samping rumah tersebut. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.37. Saat itu beberapa pekerja sedang sibuk membordir sejumlah pakaian dan mengerjakan pesanan pelanggan.

Namun para pekerja dikagetkan dengan kepulan asap yang masuk dari atap plafon bangunan tersebut. Karena panik, mereka pun langsung keluar. Karena kebakaran belum membesar, pemilik usaha sekaligus rumah produksi itu untuk membantu pekerjanya mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan. 

Satu persatu barang dibawa keluar, termasuk mesin bordir dan yang lain. Sisanya, meminta bantuan mobil dinas kebakaran PMK Kota Surabaya. Setelah beberapa menit kemudian, sebanyak 12 unit mobil PMK diterjunkan untuk proses pemadaman.

Ketika petugas datang, api sudah membakar sebagian atap rumah produksi itu. Segera setelah itu, petugas mengarahkan semprotan air ke titik api. Kurang dari 15 menit kemudian, api berhasil didapamkan.

“Tak ada yang terluka, luas area kebakarannya juga kecil sehingga bisa  cepat diatasi,” ungkap Kabid Operasional Dinas PMK, Bambang Vistadi.

Bambang mengatakan dari hasil keterangan di lokasi, api berasal dari tumpukan sampah di belakang rumah. Lidah api lantas merembet ke atap rumah yang terbuat dari plafon. “Sehingga kayu penahan atap  ikut terbakar,” terangnya.

Pihaknya mengimbau agar warga hati-hati saat membakar sampah. Apalagi sekarang panas terik. Sebab jika tak diawasi, kebakaran yang sama akan terulang. (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia