Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

PKB, Gerindra, PKS, Golkar Berebut Wakil Ketua DPRD Surabaya

22 Agustus 2019, 17: 07: 59 WIB | editor : Wijayanto

SIAP KERJA: Anggota DPRD Kota Surabaya 2019-2024 terpilih bersiap mengikuti geladi bersih pelantikan di gedung DPRD Surabaya.

SIAP KERJA: Anggota DPRD Kota Surabaya 2019-2024 terpilih bersiap mengikuti geladi bersih pelantikan di gedung DPRD Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024 akan dilantik di gedung DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (24/8) lusa. Dari 50 anggota dewan itu, salah seorang ditunda pelantikannya. Yakni Ratih Retnowati yang jadi tersangka kasus dugaan korupsi jasmas.

Gladi bersih pelantikan anggota DPRD Surabaya terpilih digelar kemarin (21/8). Sekretaris DPRD Surabaya Hadi Siswanto Anwar mengucapkan terima kasih karena para anggota dewan terpilih datang untuk mengikuti geladi bersih. "Kami siap memberikan pelayanan kepada bapak/ibu anggota dewan terpilih setelah pengucapan sumpah dan janji yang dilaksanakan pada 24 Agustus,"  ujar Hadi.

Setelah itu, para anggota dewan terpilih serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga pembacaan sumpah jabatan. Wajah-wajah para wakil rakyat hasil pemilu legislatif 2019 ini tampak sumringah. Mereka bernyanyi dengan penuh semangat.

Ketua DPRD Surabaya Armuji berharap seluruh anggota dewan terpilih, baik petahana maupun yang baru, bisa menjaga kondusivitas dan kerukunan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. "Kalau ada masalah apa pun harus ditampung aspirasinya. Jangan sampai menunda atau memolor-molor pekerjaan agar masyarakat bisa terlayani dengan baik," ujar politisi yang akrab disapa Cak Ji ini.

Sebelum penetapan pimpinan dewan definitif, sidang paripurna DPRD Surabaya bakal dipimpin ketua dan wakil ketua sementara. Posisi ketua sudah pasti dijabat wakil PDI Perjuangans sebagai pemenang pemilu. Sedangkan wakil ketua sementara diperebutkan wakil PKB, Gerindra, PKS dan Golkar. Empat partai ini akan berembuk karena posisi wakil ketua di DPRD Surabaya hanya tiga kursi. Sedangkan ada empat partai yang jumlah kursinya sama.

“Kalau PDI Perjuangan sudah harga mati menjabat sebagai ketua sementara. Sedangkan wakil ketua akan ditentukan setelah empat parpol itu berembuk," papar kata Cak Ji yang bakal dilantik menjadi anggota DPRD Jatim pada 31 Agustus mendatang.

Menurut dia, rembukan perlu dilakukan karena aturan pemilihan wakil ketua bukan berdasarkan jumlah suara dalam pemilu legislatif 2019. Wakil ketua DPRD sementara ini didasarkan perolehan kursi terbanyak kedua setelah PDIP. Nah, PKB, Gerindra, PKS, dan Golkar memiliki jumlah kursi yang sama, yakni lima kursi.

Armuji menambahkan, DPRD 2019-2014 ini berbeda dengan dewan sebelumnya. Nantinya, masing-masing fraksi mendapat ruangan yang sama luasnya. Sebelumnya, parpol yang jumlah kursinya lebih banyak akan mendapatkan ruangan yang lebih besar pula.

“Sudah ada gedung baru. Fraksi besar atau kecil, luas ruangannya sama. Mudah-mudahan setiap anggota dewan juga akan mendapatkan ruangan sendiri-sendiri,” pungkasnya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia