Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Dikira Boneka Terbakar, Ibu Korban Pingsan

Main Lilin Nyambar Tiner dan Cat, Balita 4 Tahun Tewas Terbakar

22 Agustus 2019, 08: 36: 35 WIB | editor : Wijayanto

DIEVAKUASI: Polisi mengevakuasi mayat korban ke mobil ambulans untuk divisum ke RS Ibnu Sina.

DIEVAKUASI: Polisi mengevakuasi mayat korban ke mobil ambulans untuk divisum ke RS Ibnu Sina. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Sungguh malang nasib yang dialami balita AWP, 4, warga Kecamatan Manyar. Ia meninggal setelah tubuhnya terbakar api lilin yang membesar setelah mengenai cairan tiner dan cat.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bermain di rumah salah seorang tetangganya berinisial R, 4. Keduanya bermain di lantai dua rumah R. Di sana keduanya bermain lilin. Berbekal korek api, keduanya kemudian menyalakan lilin tersebut. 

Tak disangka, lilin tersebut kemudian mengenai air tiner, cat serta kardus yang berada di sekitarnya. Api kemudian membesar hingga mengenai tubuh korban. Sedangkan temannya R berhasil selamat setelah lari keluar rumah.

Saat kejadian tersebut pemilik rumah Wiwik Maskanah, ibu R, sedang pergi untuk berbelanja ke pasar. “Pas balik, buka pintu sudah ada api. Lalu saya teriak-teriak sambil memadamkan api,” katanya saat ditemui awak media.

Menurut dia, sebelum pergi ke pasar, dirinya bersama suaminya Budi Santoso melihat korban dan anaknya bermain di taman depan gang di dekat rumah.

“Rumah kemudian saya kunci karena tidak ada orang. Tapi ternyata setelah pulang ada asap yang muncul dari lantai dua,” ungkapnya.

Dia tak menyangka, kebakaran yang tak berlangsung lama itu menewaskan anak tetangganya. Bahkan, ibu korban ketika turut memadamkan api mengira bahwa yang terbakar adalah boneka.

“Ada boneka, teriak ibunya AWP. Lalu saya siram. Setelah api padam, kemudian dibersihkan ternyata anaknya,” ujar Wiwik. Ibu korban langsung pingsan tak sadarkan diri.

Sementara Kapolsek Manyar AKP Ady Nugroho mengatakan kebakaran terjadi antara pukul 09.30-10.00. Dari lokasi kejadian ditemukan ada lilin, korek dan juga ada beberapa kaleng cat dan 1 kaleng tiner serta kardus.

“Diduga pemicu kebakaran dari korek api yang menyambar kaleng tiner yang berada di lokasi dan anggota saya juga langsung memasang garis polisi,” ujar Ady.

Jenazah korban sudah dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk divisum dan akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia