Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Sudah Rampung 98 Persen, Terminal Joyoboyo Mulai Operasional Desember

21 Agustus 2019, 23: 17: 52 WIB | editor : Wijayanto

DIKEBUT: Kendaraan bermotor melintas tak jauh dari proyek pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo.

DIKEBUT: Kendaraan bermotor melintas tak jauh dari proyek pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya terus menambah park and ride untuk memberikan fasilitas ruang parkir bagi warga Surabaya. Penambahan parkir tersebut salah satunya ada di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). 

Saat ini TIJ sedang dalam pembangunan menjadi tempat pemberhentian bus dan angkutan umum yang memiliki kapasitas dan fasilitas lengkap. Untuk sementara ini, revitalisasi terminal Joyoboyo sudah mencapai 98 persen.

Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad menjelaskan, untuk berikutnya terminal terbesar di Kota Pahlawan itu sebentar lagi akan memasuki tahap finishing. 

“Tinggal finishing, lalu tinggal memasang kelistrikan gedung. Sebentar lagi selesai, kemungkinan akhir tahun. Insyaallah Desember bisa di gunakan,” kata Irvan. 

Dibangunnya TIJ dan menjadi gedung parkir, disebabkan semakin banyaknya volume kendaraan di Surabaya yang semakin hari terus meningkat. Selain itu, Irvan juga mengantisipasi adanya lonjakan pengunjung yang berliburan ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). 

Sehingga, dengan adanya gedung itu nantinya masyarakat yang akan berkunjung ke KBS bisa memarkir kendaraanya di TIJ. Bahkan pada awal mei lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merencanakan pembangunan underpass yang terkoneksi TIJ dengan KBS. “Nantinya pengunjung dapat memarkir kendaraanya di park and ride TIJ, termasuk bus pariwisata juga bisa parkir di situ (TIJ, Red),” jelas Irvan. 

Selama ini, kondisi volume kendaraan di kawasan depan KBS saat menjelang liburan menjadi titik lokasi yang paling padat. Ia menyebut park and ride TIJ memiliki kapasitas parkir sebanyak 320 unit untuk kendaraan roda empat, untuk roda dua sebanyak 500 unit, bus pariwisata sebanyak delapan unit, sedangkan untuk sepeda angin berkapasitas 100 unit.

Dengan begitu diharapkan, park and ride tersebut dapat menambah ruang titik parkir baru untuk mengatasi kemacetan di kawasan KBS. Penambahan park and ride terus dilakukan oleh Dishub Surabaya di beberapa titik, di antaranya di kawasan Genteng Kali depan Kantor Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) dan Kertajaya.

“Jadi dengan adanya penambahan park and ride ini bisa dijadikan solusi pengurai kemacetan, kalau warga Surabaya malas bermacet-macetan di jalan, bisa parkir disitu (park and ride, Red) dan beralih ke moda transportasi masal. Sehingga masyarakat mempunyai pilihan,” pungkasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia