alexametrics
Sabtu, 31 Jul 2021
radarsurabaya
Home > Iso Ae
icon featured
Iso Ae

Suami Impoten Relakan Istri Selingkuh Asal Tidak Dicerai

21 Agustus 2019, 18: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Donwori, 46, bisa dibilang tipikal pria yang sadar diri. Sadar tidak bisa memberikan nafkah batin kepada Karin, 36, ia merelakan istrinya selingkuh dengan laki-laki lain. Yang penting jangan ditinggal kabur dan dicerai saja.

Baca juga: Polda Jatim Dalami Ujaran Kebencian Picu Rusuh Papua

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Penyakit gula yang semakin parah membuat kondisi fisik Donwori menurun. Komplikasinya tak main-main. Bahkan, penyakit itu merenggut kemerdekaan Donwori di ranjang. Ia terkena impotensi. Sejak saat itu, ia tidak bisa memberikan nafkah batin kepada Karin. Layaknya laki-laki normal.

Kondisi ini tentu saja membuatnya stres. Pertama, sebagai suami, ia merasa gagal. Ia kerap melihat ekspresi kecewa Karin yang ketika sedang pengen-pengennya, tapi Donwori tidak bisa memenuhi. Bahkan, Karin juga terang-terangan mengutarakan kekecewaannya pada Donwori. Biasanya diungkapkan dengan mogok sekamar. Karin memilih tidur dengan anak-anaknya. 

Kedua, sebagai pria yang tidak tua-tua amat, Donwori juga masih punya  hasrat sesksual. Namun, ia tak berdaya. Senjatanya sudah malfungsi. “Kalau lagi pengen pol, aku mung iso ngerangkul. Ngenes rasane ati,” cerita Donwori  di sebuah kantor pengacara, dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, kemarin (20/8).

Kondisi ini sudah berjalan cukup lama. Ditambah stress, impotennya pun bertambah parah. Merasa kasihan dengan Karin, ia merelakan istrinya ini selingkuh dengan pria lain. Tidak apa-apa, katanya. Asalkan tidak dilakukan di rumah, diam-diam, dan tidak ketahuan anak-anak maupun keluarganya.

Ketika ditanya kenapa begitu legowonya, Donwori menjawab singkat, ”Aku sendiri masih cinta, gak bisa kalau dicerai Karin.” Ungkapan yang tanpa daya.

Mendapat restu dari suami, Karin pun selingkuh. Dengan berondong yang usianya jauh lebih muda ketimbang dirinya. Karin bahkan kerap menghabiskan waktu akhir pekan bersama. Menginap di rumah si berondong ini pun sudah biasa dilakukan Karin. Hingga pada akhirnya, Karin hamil.

Namun, kehamilan Karin ini rupanya membuat Donwori terbakar cemburu.  Ya benar, selingkuhnya Karin ini juga atas izin Donwori, namun ia tidak menyangka istrinya senekat itu sampai punya anak lagi. Ia makin marah ketika Karin minta izin agar anak ini dirawat oleh Donjuan, selingkuhan Karin.

“Tak ultimatum kaet awal hamil. Nanti kalau anaknya sudah lahir, hak asuh tetep tak ambil. Dia tak akoni anak meskipun asline anak haram. Tak sekolahne sampek gede,” ungkap Donwori.

Namun rupanya, tawaran Donwori ditentang oleh Donjuan. Ia menginginkan anaknya dengan Karin tetap menjadi hak asuhnya sendiri. Bahkan, Donjuan sampai membawa Karin kabur dari rumah. Menggondol Karin yang sedang menggembol bayi tujuh bulan.  Hingga perceraiannya diurus, Donwori tidak tahu keberadaan istrinya itu. “Aku cuma ditinggali surat dari Karin dan si Donjuan sial itu. Katanya, Karin sudah nyaman dengan Donjuan. Mau memulai hidup baru yang bahagia. Dia minta aku mengikhlaskan saja hubunganku. Dan minta aku ngerawat empat anak yang tak tinggal di rumah. Cek enake lek ngomong,” pungkas Donwori dengan emosi tiada tara. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP