Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Masih Ngefly Isap Sabu, Tiga Pemuda Dicokok Polisi

21 Agustus 2019, 18: 12: 25 WIB | editor : Wijayanto

BATAL PESTA: Ketiga tersangka kini diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

BATAL PESTA: Ketiga tersangka kini diamankan di Mapolrestabes Surabaya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Masih dalam kondisi teler, Antonius Adrian Eko Priyo,20, Andika Dwi Astro, 20, dan Bagus Febrianto, 19, digerebek polisi. Ketiga pria yang masing-masing tinggal di Jalan Pakis Sidorejo I, Jalan Kandangan Gang III C dan Kembang Kuning kramat Jaya 1 atau Jalan Pakis Gunung I, Surabaya ini diringkus saat asyik mengisap sabu-sabu (SS).

Ketiga sekawan ini tergolong nekat lantaran mengisap SS di siang bolong. Penangkapan tiga tersangka tersebut dilakukan tim II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Kamis (15/8).

Mereka ditangkap saat asyik menggelar pesta SS di  dalam rumah di Jalan Pakis Gunung 1/133 Surabaya. Dari penangkapan ketiganya, polisi menyita satu poket SS seberat 1,63 gram lengkap dengan alat isapnya.

"Kami sudah lama melakukan penyelidikan terkait kebiasaan para tersangka. Sebab berdasarkan informasi dari masyarakat mereka kerap menggelar pesta SS disana," ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian.

Memo mengatakan pada saat ditangkap, ketiganya dalam kondisi teler. Sebab mereka sudah berpesta cukup lama sebelum akhirnya digerebek. Terhitung mereka sudah mengisap tiga poket kecil SS.

Mereka baru sadar dan siap di BAP setelah beberapa jam setelah diamankan di Mapolrestabes.  "Butuh beberapa jam dan beberapa gelas air putih untuk mereka sadar dan siap diperiksa di depan penyidik," terangnya. 

Dari hasil pemeriksaan terungkap jika SS yang digunakan oleh ketiganya dipasok oleh Adrian. Dia membeli SS tersebut atas permintaan atau titipan dari dua rekannya Andika dan Bagus.

Sedangkan SS itu dibeli oleh Adrian kepada seorang kurir asal Madura. "Setelah itu, Ardian membawa SS itu untuk dinikmati bersama," terangnya.

Mantan Kasatreskrim Polres Balerang, Batam ini mengatakan para tersangka ini sudah sekitar dua tahun mengisap SS. Karena kebiasaan mereka itulah membuat warga resah hingga akhirnya melaporkannya kepada polisi.

"Selama ini para tersangka belum pernah tertangkap," tandasnya.

Sementara itu, kepada polisi ketiganya mengaku sudah sering mengisap SS. Mereka membeli SS tersebut dengan cara patungan. Untuk satu kali pesta, mereka bisa menghabiskan satu hingga dua gram SS sehingga tak heran jika mereka teler. (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia