Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Polda Jatim Dalami Ujaran Kebencian Picu Rusuh Papua

21 Agustus 2019, 18: 09: 51 WIB | editor : Wijayanto

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus mendalami dugaan pembuangan bendera merah putih di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, Surabaya. Selain itu, polisi juga menyelidiki dugaan provokasi di media sosial (medsos) dan kata-kata rasis yang dilontarkan oknum tertentu.

"Kapolda Jatim mengajak untuk menjaga situasi agar tetap dalam keadaan baik. Namun, kami juga melangkah pada hal-hal penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim.

Barung menambahkan, tim telah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti. Sejauh ini dari keterangan saksi, tidak ada yang melihat atau tidak ada yang menyaksikan

dan tidak ada yang mengalami (pembuangan bendera).

"Kami masih terus melakukan penyelidikan. Untuk ujaran kebencian yang melabeling dengan kata-kata hewan, kami sudah selidiki, dan sudah mem-profile link semua akun yang ada," lanjutnya.

Barung menambahkan, Selasa siang (20/8), Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan juga bertemu dengan beberapa organisasi masyarakat (ormas) mulai dari FPI, FKPPI, dan Pemuda Pancasila. "Kami kumpulkan dalam rangka menjaga Jawa Timur agar tetap kondusif dan menjaga semuanya agar tidak terprovokasi oleh berita-berita yang tidak benar," tegasnya.

Sebelumnya, Senin malam (19/8), Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan terkait video hoaks sudah bekerja sama dengan Mabes Polri dan Menkominfo untuk men-take down video tersebut. Tim siber patrol Polda Jatim juga diminta mencari berita-berita tidak benar tersebut.

Terkait oknum yang diduga mengucapkan kata-kata rasis yang menimbulkan kemarahan warga Papua, Kapolda mengaku telah melakukan penyelidikan dan berupaya berkomunikasi dengan pihak instansi terkait.

"Kita lagi selidiki. Sudah kita komunikasikan berita-berita ini dan kita ada pihak-pihak yang memang kita akan komunikasikan dengan instansi terkait yang ada di sini," ungkap Luki usai pertemuan dengan Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) dan Forkopimda Jatim. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia