Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Tabrakan di Panceng dan Cerme, Dua Pengendara Motor Tewas di Jalan

20 Agustus 2019, 23: 00: 37 WIB | editor : Wijayanto

DILINDAS TRUK: Salah satu korban kecelakaan masih berada di bawah truk terlindas.

DILINDAS TRUK: Salah satu korban kecelakaan masih berada di bawah truk terlindas. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Dua pengendara sepeda motor bebek mengalami kecelakaan di dua lokasi berbeda di Cerme dan Panceng. Keduanya tewas mengenaskan di lokasi kejadian.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan, kecelakaan pertama  di Jalan Raya Desa Wotan, Kecamatan Panceng pada pukul 14.30.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Supra X nopol W 4525 KB yang dikendarai Miskun, 60, warga Desa Sungonlegowo RT 08 RW 04 Kecamatan Bungah dengan truk nopol S 1971 W yang dikemudikan Moh. Imbron, 23 warga Dusun Berelorong, Desa Sukolilo Barat Kec. Labang Kab. Bangkalan.

Dalam musibah itu Miskun, 60, tewas setelah tubuhnya dilindas truk yang berjalan ugal-ugalan.

“Akibat sopir truk tidak memperhatikan arah depan saat menyalip sehingga dia tidak mengetahui ada kendaraan melintas dari arah berlawanan,” kata Yossy.

Pada musibah ini, Miskun tidak sendiri, dia berboncengan dengan Alimah sang istri. Beruntung Alimah hanya mengalami luka ringan sehingga langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Istri korban langsung dilarikan warga ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Sementara itu, kecelakaan lain juga terjadi di Jalan Raya Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme selang dua jam kemudian dari kecelakaan di Panceng. Kali ini korbanya, Novita Tri Ramadani, 16, pelajar yang tinggal di Dusun Betiring, RT 05 RW 02 Desa Banjarsari, Cerme.

Dalam musibah itu, Yossy menuturkan, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit nopol W 5633 BJ berusaha mendahului sepeda motor Honda Supra X nopol W 2429 HQ  yang dikendarai Dimas Krisna Dwi Rahardianto yang berjalan di depannya.

Nahas saat di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarai Dimas tiba-tiba mengerem yang membuat bagian depan sepeda motor korban menabrak bagian belakang sepeda motor Dimas. 

“Korban yang sejak awal kurang bisa mengatur jarak aman akhirnya oleng dan jatuh ke kanan. Pada saat bersamaan dari arah belakang muncul sepeda motor yang tidak dikenal menabrak tubuh korban hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia,” paparnya.

Terkait dua kecelakaan ini, Yossy menghimbau agar masyarakat meningkatkan kehati-hatian saat berkendara. Menurut dia sumber terjadinya kecelakaan adalah pelanggaran berlalu lintas.

“Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami bawa ke kantor polisi. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tandasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia