Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Pembunuh Ibu Kandung di Dukun Divonis Lebih Berat 14 Tahun Penjara

20 Agustus 2019, 22: 36: 41 WIB | editor : Wijayanto

CENGENGESAN: Terdakwa Rozikin senyam senyum saat dikawal petugas usai jalani sidang putusan di PN Gresik.

CENGENGESAN: Terdakwa Rozikin senyam senyum saat dikawal petugas usai jalani sidang putusan di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Pelaku pembunuhan ibu kandung, Rozikin , 28, warga RT 03 RW 01 Desa Madumulyorejo Kecamatan Dukun divonis 14 tahun penjara. Vonis itu lebih lama dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya 12 tahun. 

Ketua Majelis Hakim Eddy mengaku perbuatan Rozikin sangat sadis. Ia tega menggorok ibunya, Ranis, 65, kemudian berpura-pura gila.

“Rozikin melanggar pasal 44 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan menjatuhkan pidana selama 14 tahun penjara," ujarnya Eddy dalam sidang, Selasa (20/8).

Saat ketua majelis hakim Eddy membacakan amar putusannya. Rozikin hanya terlihat diam dan tertunduk lesu di kursi pesakitan sambil mendengarkan hakim sedang membacakan amar putusannya.

Pada sidang sebelumnya, Rozikin hanya dituntut 12 tahun penjara oleh JPU Lila Yurifa Prihasti dari Kejaksaan Negeri Gresik. 

Vonis tersebut sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Meski begitu, terdakwa yang didampingi oleh penasehat hukum dari Posbakum masih mempertimbangkannya.

Sekedar diketahui, Roziqin membunuh ibunya Ranis, 65 pada pukul 10.00, WIB, Minggu (10/3). Janda tiga anak itu, tewas disabit dengan celurit anaknya sendiri Rozikin dengan cara digorok lehernya. Pembunuhan terjadi, karena Rozikin kesal dimarahi. 

Tidak ada yang tahu secara pasti, kapan pelaku menyayat leher ibunya. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak bersimpah darah di ruang tamu.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia