Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Berdayakan Anak Jalanan, Dilatih Jadi Barista

20 Agustus 2019, 09: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

DIBEKALI KEAHLIAN: Dua orang anak jalanan yang berlatih menjadi barista di salah satu hotel di Surabaya.

DIBEKALI KEAHLIAN: Dua orang anak jalanan yang berlatih menjadi barista di salah satu hotel di Surabaya. (DINSOS FOR RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAY – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya mulai memberdayakan anak-anak jalanan untuk dijadikan sebagai barista (orang yang ahli membuat minuman kopi, Red). Saat ini baru tiga anak jalanan yang dididik di salah satu hotel di Surabaya.

“Karena merekrut anak jalanan yang berminat memang tidak gampang,” jelas Kepala Dinsos Kota Surabaya Supomo kepada Radar Surabaya, Senin (19/8).

Supomo mengatakan, pihaknya berusaha untuk memberikan solusi kepada para anak-anak jalanan agar bisa menjadi pemuda yang kreatif dan mandiri. Selain itu juga bisa menciptakan peluang kerja sendiri. “Jadi mereka diajari di salah satu hotel yang konsepnya belajar sambil bekerja,” katanya. 

Lebih lanjut Supomo menuturkan, nantinya barista ini akan difasilitasi berbagai alat dan perlengkapan pembuatan kopi. Sekaligus juga disiapkan kedai berupa container box serta lokasi untuk berjualan. Sedangkan proses pelatihan dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi untuk barista anak jalanan adalah hasil kerja sama dari berbagai pihak yang selama ini mendukung program sosial di instansinya.

“Tenaga ahli yang memberikan pelatihan adalah relawan, dan pengadaan alat dan perlengkapan pembuatan kopi bisa kami dapatkan dari CSR. Yang pasti biayanya tidak mahal, namun hasilnya cukup signifikan,” katanya.

Supomo berharap agar program terbaru ini bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak. Karena bertujuan sosial atau tidak mencari keuntungan, yakni memberdayakan anak jalanan yang berlatar belakang keluarga tidak mampu. “Cukup dengan meramaikan kedai kopi para anak jalanan yang kami namakan Kedai Kopi Anak Negeri yang ada di area parkir Kantor Dinsos Surabaya. Karena dengan membeli hasil karya mereka, akan mendapat dua keuntungan sekaligus, yakni mendapatkan minuman kopi yang nikmat dengan berbagai varian. Juga menjadi tabungan ibadah karena membantu kaum tidak mampu,” tuturnya. (mus/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia