Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Dalami Penjambretan, Pemberkasan Tunggu Keterangan Korban Lain

19 Agustus 2019, 23: 13: 18 WIB | editor : Wijayanto

PENGEMBANGAN: Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menginterogasi pelaku penjambretan, Ariyanto.

PENGEMBANGAN: Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menginterogasi pelaku penjambretan, Ariyanto. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Polisi terus mendalami kasus penjambretan yang dilakukan tersangka Ariyanto, warga Tanjung Sari Jaya I, Sukomanunggal yang indekos di Jalan Tambak Asri XXXII, Krembangan. Polisi masih melakukan pemberkasan terhadap kasus penjambretan yang dilakukan tersangka hingga menyebabkan korbannya tewas ini. Saat ini pihak kepolisian masih berusaha mengumpulkan kemungkinan ada korban lain yang belum melapor.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kasus ini. Selain masih tahap pemberkasan mereka juga masih menunggu laporan korban penjambretan. Setelah korban Sulasmi meninggal dunia, korban mengaku juga melakukan aksi penjambretan terhadap korban lainnya yang masih belum melapor. “Beberapa sempat melapor ke polsek dan sudah kami bawa laporannya. Kami menduga ada korban lain ini yang masih kami tunggu,” tuturnya.

Ia menuturkan, satu teman tersangka yang juyga tandem saat beraksi hingga kini masih belum tertangkap. Polisi masih terus mengejar dan mencari tahu keberadaannya. Kemungkinan tersangka juga melaksanakan aksinya selama pelarian ini. Polisi meminta masyarakat yang kemungkinan pernah menjadi korban penjambretan segera melapor ke polisi. “Bisa jadi itu tersangka yang melakukan. Terutama di sekitar wilayah Kecamatan Krembangan. Pengakuan tersangka seperti itu,” jelasnya.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap tersangka penjambretan yang membuat korbannya Sulasmi, 32, meninggal dunia akibat terjatuh. Tersangka akhirnya dihadiahi timah panas di keduanya kakinya oleh polisi karena mencoba melarikan diri saat  ditangkap.

Polisi juga masih mengejar satu teman tersangka S yang masih melarikan diri. Kedua pelaku ini biasa melakukan penjambretan di wilayah Kalianak, Perak Barat dan Timur, serta lokasi sekitarnya. (gun/rak)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia