Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Perketat Keamanan Polsek-Polsek, Pastikan Layanan Warga Berjalan

19 Agustus 2019, 23: 03: 08 WIB | editor : Wijayanto

DIPERKETAT: Personel kepolisian berjaga di gerbang pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Surabaya.

DIPERKETAT: Personel kepolisian berjaga di gerbang pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Tidak ingin penyerangan Polsek Wonokromo berulang, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugraha memastikan polisi siaga 1. Instruksi untuk memperketat pengamanan baik polsek maupun polres dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi teror seperti yang terjadi di Polsek Wonokromo, Sabtu sore (17/8). Meski demikian, Sandi memastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Instruksi memperketat keamanan polsek sudah disebar sejak Sabtu malam. Sandi memerintahkan jajarannya untuk lebih bersiaga dan melengkapi diri dengan senjata api. Sehingga jika terjadi ancaman-ancaman yang sama, petugas bisa sigap dan memberikan tembakan melumpuhkan jika dibutuhkan.

 “Semua siagakan mako (Mapolsek, red). Awasi kendaraan-kendaraan dinas. Yang terpenting juga lengkapi seluruh personel jaga dengan senjata api (senpi),” perintah lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol), angkatan 1995 itu.

Sandi mengatakan melihat peristiwa di Polsek Wonokromo, pihaknya juga meminta agar anggota tak sendirian dalam bertugas. Meningkatkan kerjasama tim (buddy system). Sehingga jika ada penyerangan, maka bisa saling membantu dan melindungi. “Tak lupa pintu gerbang keluar masuk polsek diberlakukan one gate system. Satu pintu untuk keluar masuk kendaraan,” ujarnya.

Kemudian jika ada tamu atau warga yang masuk harus meninggalkan identitas sehingga agar muda dikenali. Setelah itu, Sandi juga meminta kapolsek untuk mengajukan back up personel jika sewatu-waktu butuh perkuatan. “Semoga dengan antisipasi ini, serangan itu tak lagi terjadi,” tandasnya.

Meski siaga 1, mantan Kapolres Medan memastikan jika pelayanan kepada masyrakat masih tetap berjalan. Masyarakat yang ada keperluan dipastikan akan tetap terlayani dan tak terganggu. “Kami pastikan semuanya akan berjalan normal, meskipun pengawasan akan diperketat,” pungkas Sandi. (yua/rak)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia