Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

35 Perahu Berlaga di Festival Perahu Layar di Kenjeran

19 Agustus 2019, 17: 59: 30 WIB | editor : Wijayanto

MERIAH: Sejumlah nelayan mengikuti lomba balap perahu hias di Pantai Kenjeran, Surabaya, Minggu (18/8).

MERIAH: Sejumlah nelayan mengikuti lomba balap perahu hias di Pantai Kenjeran, Surabaya, Minggu (18/8). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Festival Perahu layar kembali digelar di Taman Hiburan Pantai Kenjeran Surabaya. Festival ini dilaksanakan selama dua hari, Minggu (18/8) dan Senin (19/8). Sebanyak 35 tim nelayan di kawasan Kenjeran mengikuti festival ini.

Penampilan 35 perahu layar ini jadi pemandangan menarik, khususnya bagi para wisatawan. Perahu layar yang berjejer saling kejar-kejaran menjadi sesuatu yang indah ketika disaksikan melalui Jembatan Suroboyo. Semakin cantik karena masing-masing layar bergambar karakter yang unik. Mulai dari Suroboyo hingga karakter pewayangan.

Kepala UPTD THP Kenjeran Saidatul Mahruna menjelaskan, festival ini akhirnya diselenggarakan lagi setelah satu tahun pernah vakum. Tujuannya untuk menambah jumlah pengunjung di kawasan THP Kenjeran sendiri. Selain itu, juga untuk menambah kerukunan antar paguyuban nelayan yang ada di Kota Surabaya.

Pihaknya harus menentukan arah angin, ketinggian air dan bulan yang tepat. Persiapannya sendiri memakan waktu selama empat bulan. ”Bahkan, kami melibatkan orang pintar juga untuk menentukan hari baiknya,” paparnya ditemui seusai acara, Minggu (18/8).

Berbeda dengan lomba yang dilaksanakan dua tahun sebelumnya, kali ini semua peserta lomba perahu layar merupakan nelayan lokal. Yakni nelayan-nelayan dari Kelurahan Cumpat, Bulak, Kejeran, Kejawan, dan Tambak Wedi.  “Tahun lalu ada dari Pulau Madura juga. Hanya saja, tahun ini barengan acaranya dengan di sana,” lanjutnya.

Untuk memenangi lomba perahu layar ini, peserta lomba yang dibagi ke dalam beberapa kelompok harus beradu untuk sampai pertama di garis terdepan. Dengan  menempuh rute zigzag sepanjang enam kilometer. Untuk adu kecepatan, akan diambil sepuluh peserta terbaik.

Selain itu, perahu layar yang timnya kompak dalam hal kostum dan paling kreatif menghias layarnya juga akan masuk kategori penampilan terbaik.

 Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antiek Sugiharti berharap, festival ini bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk wisata Kota Surabaya. Dan bisa dijadikan agenda tahunan rutin sebagai alternatif kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.

“Ini salah satu upaya kita untuk menaikkan wisata lokal dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Sejauh yang saya lihat tadi responsnya baik dan pesertanya juga banyak. Semoga tahun depan bisa berkembang lebih baik dengan event yang lebih besar,” Paparnya

Pagi ini, tim yang masuk final akan ditandingkan lagi untuk mendapatkan juaranya. Para peserta berlaga untuk memperebutkan hadiah dengan total Rp 20,5 juta. (is/rek)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia