Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Obrak Balap Liar di Jenggolo, Polisi Amankan Puluhan Motor dan 3 Joki

18 Agustus 2019, 10: 54: 45 WIB | editor : Wijayanto

Obrak Balap Liar di Jenggolo, Polisi Amankan Puluhan Motor dan 3 Joki

SIDOARJO - Satlantas Polresta Sidoarjo dan petugas gabungan kembali membubarkan balap liar di Jalan Raya Jenggolo, Sidoarjo, Minggu (18/8) dinihari. Sedikitnya tiga joki balap liar terjaring razia. Bahkan, satu joki yang diamankan diketahui memakai jaket ojek online (ojol) untuk mengelabuhi petugas.

Di samping itu, puluhan motor juga diamankan lantaran tidak memiliki kelengkapan administrasi dan atau tidak menggunakan onderdil standar.

Mereka yang terjaring razia dini hari itu, langsung disanksi dengan mendorong motornya mulai dari Raya Jenggolo ke Markas Polresta Sidoarjo untuk penindakan lebih lanjut.

(HENDRIK MUCHLISON/RADAR)

Razia atau obrakan aksi balap liar itu dimulai sekitar pukul 02.00. Dari Polresta Sidoarjo, polisi langsung meluncur ke jalan yang berada di utara Alun-alun Sidoarjo itu. 

Sontak, sirine polisi langsung membuat semburat para pelaku balap liar yang hendak beradu. Mobil polisi juga sempat menghadang arus dari arah utara Jalan Raya Jenggolo. Hal itu untuk mencegah para pelaku balap liar melarikan diri.

Malam itu, akses jalan keluar dari Raya Jenggolo sudah ditutup polisi. Alhasil para pelaku balap liar tidak banyak yang bisa melarikan diri. "Tangkap itu yang berusaha kabur," teriak Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar di lokasi.

Mantan Kasi STNK Subdit Regident Polda Jatim itu menyebutkan, jumlah kendaraan maupun joki yang terjaring razia malam ini memang tidak sebanyak tangkapan sekitar satu bulan sebelumnya.

"Razia ini untuk mengecek perkembangan setelah jeda sekitar satu bulan. Jumlah kendaraan (yang diamankan) lebih sedikit tapi joki balap liar yang tertangkap lebih banyak," sambungnya.

Fahrian juga menyebut jika satu joki balap liar yang mengenakan jaket ojol bukanlah driver asli. "Hanya kedok untuk mengelabuhi petugas," pungkasnya. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia