Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Pembangunan Depo Arsip Sidoarjo Tunggu Hibah

16 Agustus 2019, 14: 32: 31 WIB | editor : Wijayanto

TUNGGU GEDUNG: Arsip-arsip milik Pemkab Sidoarjo yang menumpuk dan dibiarkan tak tertata.

TUNGGU GEDUNG: Arsip-arsip milik Pemkab Sidoarjo yang menumpuk dan dibiarkan tak tertata. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Keinginan Pemkab Sidoarjo untuk memiliki Depo Arsip akan segera terwujud. Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang ada di Jalan Jaksa Agung Suprapto sudah dikosongkan. Rencananya, gedung tersebut akan dirombak menjadi depo arsip.

Sekretarid Daerah (Sekda) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, pihaknya masih terus berupaya percepatan proses hibahnya kepada pihak-pihak terkait di pemerintahan pusat. Gedung eks kantor BPN akan dihibahkan ke Pemkab Sidoarjo. “Setelah itu baru bisa kami bangun depo arsip yang akan dikelola Dinas Perpustakaan dan Kerasipan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aset dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nanik Chamroh mengatakan, untuk pembangunan depo arsip pihaknya sudah berkirim surat. Isinya terkait permohonan hibah bangunan di eks gedung BPN Sidoarjo kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Tinggal tunggu jawabannya saja,” ujarnya.

Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo Sunarlin berharap depo arsip bisa segera dibangun. Sebab sudah sejak lama SIdoarjo membutuhkan depo arsip. “Untuk menyimpan arsip dari semua OPD di Pemkab Sidoarjo,” katanya.

Selama ini, belum ada tempat menyimpan arsip yang layak. Pihaknya pun harus menyewa gudang di kawasan lingkar timur. Sewanya selama ini, setahun nilainya Rp100 juta. Informasinya harga sewa akan naik menjadi Rp120 juta per tahun.

”Kami berencana mengundang teman-teman arsiparis se-Sidoarjo, untuk urun rembuk tentang pembangunan depo arsip di Sidoarjo nantinya,” jelas Sunarlin. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia