Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Kecanduan Sabu, Dua Petugas Linmas Iker-Iker Geger Mencuri Televisi

15 Agustus 2019, 10: 06: 41 WIB | editor : Wijayanto

DITANGKAP : Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto menunjukan kedua tersangka Karsimin dan M Muid beserta barang bukti di Polsek Cerme.

DITANGKAP : Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto menunjukan kedua tersangka Karsimin dan M Muid beserta barang bukti di Polsek Cerme. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Perilaku Karsimin, 57, warga Dusun Jurit, Desa Iker- iker Geger RT 01/RW 01, Kecamatan Cerme memang tidak patut ditiru. Bagaimana tidak, pria yang sehari-hari bekerja sebagai anggota pelindungan masyarakat (linmas) ini bukannya mengamankan malah nekat melakukan aksi pencurian. Ini dilakukan pelaku lantaran kecanduan barang haram sabu-sabu.

Pelaku ditangkap Reskrim Polsek Cerme setelah melakukan pencurian televisi 32 inci milik M.Rizky Widianto. Aksi pencurian tersebut terungkap saat korban M.Rizky Widianto yang memiliki warung di Jalan Jurit Desa Cerme Kidul, Gresik kaget melihat pintu warungnya dalam kondisi rusak. Setelah dilakukan pengecekan bersama putrinya Cindi Adila Putri. Ternyata, televisi flat 32 inci yang ada di dalam warung sudah dicuri orang. 

Atas kejadian itu, M. Rizky Widianto (korban) melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Cerme. Setelah mendapat laporan ada kasus pencurian. Petugas Polsek Cerme langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, mengarah ke dua pelaku yakni, Karsimin dan M.Muid, 42, warga Dusun Jurit, Desa Iker- iker Geger RT 1/RW 1, Kecamatan Cerme Gresik.

Dari pengembangan penyelidikan petugas, kedua pelaku memang sudah lama meresahkan warga Desa Iker-Iker Geger. Kedua pelaku itu, ditangkap tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu buah televisi flat 32 inci, satu unit motor Yamaha Vega R nopol W 2535 ML yang dipakai pelaku untuk menjalankan aksinya.

Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan serta pengembangan terhadap kedua pelaku. Ternyata, pelaku juga pernah mencuri mesin diesel milik Sadeli pada Mei 2018 lalu. Tidak hanya itu, pelaku juga pernah terlibat curanmor dengan mencuri motor milik Ucok pada Maret 2017 lalu.

"Modus yang dilakukan kedua pelaku berbeda-beda. Saat mencuri televisi di warung pelaku menunggu pemiliknya pergi. Kemudian menggunakan obeng mencongkel pintu warung. Sementara, saat mencuri motor kedua pelaku memanfaatkan korban yang sedang memancing di tambak. Dengan berbekal kunci T pelaku merusak kunci stir lalu menuntun kendaraannya sebelum dibawa kabur," ujarnya.

Dihadapan petugas, salah satu pelaku Karsimin mengaku dirinya nekad mencuri karena sudah kecanduan narkoba jenis sabu. Pasalnya, hasil dari aksi mencuri tersebut dijual lalu dibelikan sabu.

"Mulanya coba-coba saja tapi akhirnya kecanduan juga. Saya bertugas sebagai eksekutornya sewaktu mencuri. Sementara rekan saya M.Muid membantu bagaimana cara melarikan diri," imbuh Karsimin. Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara. (yud/rof)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia