Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Misi Berat Bejo Sugiantoro Curi Poin di Markas Arema

14 Agustus 2019, 17: 29: 45 WIB | editor : Wijayanto

CARETAKER: Bejo Sugiantoro memimpin latihan tim Persebaya jelang away lawan Arema, Kamis (15/8).

CARETAKER: Bejo Sugiantoro memimpin latihan tim Persebaya jelang away lawan Arema, Kamis (15/8). (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

Surabaya - Beban berat dipikul Bejo Sugiantoro setelah ditunjuk sebagai pelatih sementara mengantikan posisi Djajang Nurdjaman. Bejo langsung menjalani debut memimpin skuad Green Force  bertandang ke markas Arema FC, Kamis (15/8).

Usai memimpin latihan perdana tanpa Djajang Nurdjaman di lapangan Polda Jatim,  Bejo mengakui jika tugasnya sebagai caretaker saat ini cukup berat. Selain kondisi tim sedang goyah pasca pemecatan Djajang Nurdjaman. Dua laga beruntun berikutnya juga harus menghadapi lawan dengan rivalitas tinggi, yaitu Arema FC dan Persija Jakarta.

"Dua pertandingan ke depan ini sulit. Kami harus tandang ke Malang dengan kondisi tim seperti ini dan berikutnya menjamu Persija. Tapi dengan bantuan teman-teman pelatih, semua potensi akan saya maksimalkan," ujar Bejo.

Sebenarnya, kondisi seperti ini sudah pernah dialami Bejo musim lalu. Saat itu, dia juga ditunjuk sebagai caretaker mengantikan posisi Alfredo Vera yang juga diputus kontraknya ketika kompetisi sedang berjalan.

Namun, waktu itu tekanan tidak seberapa karena hanya menghadapi Persela Lamongan. Sementara saat ini harus menghadapi Singo Edan dan Persija yang dikenal sebagai musuh bebuyutan Green Force.  "Sebenarnya sama seperti tahun lalu, saya jadi caretaker dan harus bertemu dengan legend Aji Santoso. Tapi bedanya dengan kali ini dua tim lawan kami punya rivalitas tinggi," ujarnya.

Pelatih yang juga legenda hidup Persebaya ini menambahkan jika kondisi mental pemain belum stabil. Sebab, setelah pertandingan melawan Madura United yang berakhir imbang 2-2, baik fisik maupun mental pemain dalam kondisi turun. "Ini pertandingan rivalitas. Jadi kami akan tingkatkan kembali mental pemain. Itu dulu yang kami lakukan saat ini, sambil kita lakukan evaluasi secara fisik maupun teknik," ucap Bejo.

Sementara itu bek  Otavio Dutra meminta rekan-rekannya untuk siap secara mental menghadapi laga nanti. Menurut Otavio Dutra, persiapan mental sangat penting ketika pertandingan Arema vs Persebaya. Apalagi, laga kali ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, kandang Arema FC.

Sebab, dengan riwayat persaingan Arema vs Persebaya, suporter tuan rumah akan sangat riuh.

Jika mental pemain tidak siap, maka itu bakal sangat berpengaruh pada kinerja tim.

"Kita harus punya mental kuat, harus kerja keras di sana kalau mau ambil poin di sana. Saya harap semua pemain bisa kompak karena di sana harus siap dari teror suporter Arema," kata Otavio Dutra.(sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia