Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Pelantikan 50 Anggota DPRD Surabaya Terpilih Tunggu SK Gubernur

14 Agustus 2019, 17: 03: 57 WIB | editor : Wijayanto

RESMI TERPILIH: Komisioner KPU Surabaya menandatangani berita acara penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya, Selasa (13/8).

RESMI TERPILIH: Komisioner KPU Surabaya menandatangani berita acara penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Surabaya, Selasa (13/8). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akhirnya menetapkan perolehan kursi dan calon anggota legislatif (caleg) terpilih hasil Pemilu 2019. Sebanyak 50 orang ditetapkan sebagai anggota DPRD Kota Surabaya terpilih dari total lima daerah pemilihan (dapil).

Komisioner KPU Surabaya Soeprayitno mengatakan, 50 nama tersebut sudah fixed. Tidak tidak ada lagi penambahan atau perubahan. Pria yang akrab disapa Nano itu menambahkan, dibandingkan dengan kota/kabupaten lain di Jawa Timur, rapat pleno penetapan kursi dan calon terpilih yang digelar KPU Surabaya memang terlambat.

Sebab, pihaknya harus menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terlebih dahulu di Mahkamah Konstitusi (MK). "Jadi, sekarang baru ditetapkan," kata Nano.

Selanjutnya, KPU Surabaya akan memberikan surat keputusan (SK) kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sebab, para calon wakil rakyat ini nantinya dilantik oleh gubernur Jatim. "Kami tetap berkoordinasi dengan gubernur, Bakesbang Linmas Kota Surabaya, maupun sekretariat dewan," jelas Nano. Dia memastikan pelantikan dilakukan di gedung DPRD Surabaya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menegaskan, dari ke 50 nama calon anggota DPRD Surabaya yang ditetapkan kemarin, tidak satu pun tersangkut hukum atau berstatus sebagai tersangka. "Kalau ada, ya kita serahkan ke gubernur atau kemendagri," jelas Syamsi.

Ketua KPU Surabaya memastikan, hari ini akan menyampaikan nama-nama anggota DPRD Surabaya terpilih ke gubernur Jatim melalui wali kota Surabaya. "Nanti wali kota yang menyampaikan datanya ke gubernur," katanya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia