Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Peras Pejabat Pemda Gresik, Dua Oknum LSM Ditangkap

14 Agustus 2019, 05: 37: 02 WIB | editor : Wijayanto

DIAMANKAN: Kedua Oknum LSM Lipan diamankan di ruang Tipidek Polres Gresik.

DIAMANKAN: Kedua oknum LSM Lipan diamankan di ruang Tipidek Polres Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik  dan anggota Polres Gresik yang tergabung dalam Tim Saber Pungli Kabupaten Gresik melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang  yang bernama M. Panjaitan (MP) dan Jansen (J).

Keduanya mengaku sebagai pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lipan dan wartawan dari Media Metro One dari Kabupaten Sidoarjo. Keduanya ditangkap saat melakukan pemerasan terhadap pejabat di Dinas Bagian Umum Pemda Gresik, Senin (12/8).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro membenarkan adanya penangkapan  tersebut. Kedua pelaku di gelandang ke kantor Kejari Gresik dan dibawa ke Polres Gresik untuk diperiksa. 

Dari penangkapan tersebut, tim gabungan Kejaksaan dan anggota kami mengamankan barang bukti uang tunai 50 juta rupiah.

“Iya kedua pelaku sudah diamankan. Sekarang lagi diperiksa penyidik kami yang dibantu Kasipidsus dan kasi Intel Kejari Gresik di ruang Unit Tindak Pidana Ekonomi (TIPIDEK) Polres Gresik,” jelasnya.

Dikatakan, penangkapan tersebut didasari laporan dari tim gabungan Kejari Gresik dan Polres Gresik. Tim Saber Pungli mendapatkan informasi adanya dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Pemda Gresik yang ditekan, dipaksa dan diintimidasi supaya menyerahkan sejumlah uang kepada oknum LSM tersebut.

Pihaknya belum bisa memastikan kedua oarang tersebut sering melakukan hal itu, namun setelah menerima laporan langsung menindak. 

“Info sementara mereka minta uang Rp 50 juta ke pejabat di Dinas Bagian Umum Pemda Gresik. Saat ini, keduanya masih dalam proses pemeriksaan,’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Gresik Pandoe Pramoekartika menambahkan sudah mendapatkan informasi dari anggotanya jika ada penangkapan terhadap dua oknum LSM.

“Kami menerima aduan lewat telepon kalau ada pemerasan kepada pejabat pemerintah, makanya kami bertindak,” ungkapnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia