Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Features

Syukuran Qurban Bahagiakan Warga Kampung Seng dengan Makan Rawon Baren

13 Agustus 2019, 09: 03: 15 WIB | editor : Wijayanto

BAHAGIAKAN WARGA: Ketua ACT Jatim Wahyu Sulistianto Putro (dua dari kanan) bersama para mitra ACT menyerahkan daging kurban kepada warga Kampung Seng, Gayung Kebonsari, dalam acara Syukuran Qurban, Berkahnya Makan Bersama.

BAHAGIAKAN WARGA: Ketua ACT Jatim Wahyu Sulistianto Putro (dua dari kanan) bersama para mitra ACT menyerahkan daging kurban kepada warga Kampung Seng, Gayung Kebonsari, dalam acara Syukuran Qurban, Berkahnya Makan Bersama. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Iduladha telah tiba. Tapi, siapa sangka di tengah kota metropolis Surabaya masih ada warga yang belum pernah merasakan menyembelih dan menikmati daging kurban.

Warga Kampung Seng Gayung Kebonsari Surabaya ini baru merasakan nikmat menyembelih dan memasak hewan kurbannya sendiri setelah Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan hewan kurban.

Kebahagian tampak dari antusias masyarakat, mulai dari penyembelihan, menyiapkan bumbu dapur, memasak hingga penyajian makanan untuk santap bersama.

KEMBULAN: Warga Kampung Seng merasakan bahagia dan nikmatnya makan bersama mensyukuri datangnya Idul Adha yang ditandai dengan Syukuran Qurban yang digagas ACT Jatim.

KEMBULAN: Warga Kampung Seng merasakan bahagia dan nikmatnya makan bersama mensyukuri datangnya Idul Adha yang ditandai dengan Syukuran Qurban yang digagas ACT Jatim. (ISTIMEWA)

Program Syukuran Qurban, Berkahnya Makan Bersama yang diinisiasi oleh ACT Jawa Timur ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Yakni Jokopi selaku donatur hewan kurban, IWAPI, BEM Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Surabaya turut menyemarakkan acara yang diselingi dengan lomba dan live mural kemanusiaan.

Wahyu Sulistianto Putro, ketua ACT Jatim menyampaikan, "Kegiatan ini adalah buah kolaborasi bersama dengan mitra ACT. Harapan kami penyaluran hewan kurban dan syukuran kurban ini memberikan kebermanfaatan bagi warga Kampung Seng Gayung Kebonsari," katanya.

"Bagi donatur, ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dapat mengelola penyaluran kurban dengan baik dan profesional," lanjutnya.

Hafis dari Jokopi menyatakan, "Kami sangat senang karena dilibatkan dalam kegiatan yang langsung terjun ke masyarakat. Semoga ke depan semakin banyak kolaborasi kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat."

Senada dengan itu, Reny Widya Lestari, Ketua IWAPI Surabaya menyatakan syukurnya karena diberi kesempatan untuk berkolaborasi bersama Global Qurban-ACT di momen Syukuran Qurban.

Keceriaan tergambar jelas di wajah masyarakat Kampung Seng ketika makan bersama dengan menu rawon, salah satu menu favorit warga Surabaya.

Warga tampak antusias karena setelah bertahun-tahun baru dapat menyembelih kurban di kampung mereka sendiri, kemudian mengolahnya sendiri, dan dapat duduk bersama untuk menikmati lezatnya menu masakan dari daging kurban.

Pada tahun-tahun sebelumnya, mereka mendapat daging kurban hanya dari pembagian di wilayah sekitar kampung. Kegembiraan anak-anak Kampung Seng  semakin tumpah ruah ketika lomba-lomba semarak hari kemerdekaan juga dilaksanaan bersamaan dengan event Syukuran Qurban.

Sutarmi, warga Kampung Seng mengungkapkan rasa terima kasihnya atas acara yang diinisiasi ACT Jatim tersebut. "Terima kasih kepada Global Qurban ACT yang mewujudkan mimpi kami untuk bisa menyembelih hewan kurban di kampung kami sendiri. Sehingga kampung kami semarak merayakan Iduladha tahun ini," katanya dengan raut semringah.

Program Syukuran Qurban memiliki beberapa agenda yaitu penyembelihan kurban, makan bersama, live mural, dan perlombaan untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia. (aa/act/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia