Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

SMPN 2 Gresik Kurban 2 Sapi, Pakai Daun Pisang Pengganti Plastik

12 Agustus 2019, 21: 37: 46 WIB | editor : Wijayanto

BERKURBAN: Wakil Kepala Sekolah Aisyiyah M.Datik  S.Pd M.Pd  membagikan daging kurban ke siswa dan warga.

BERKURBAN: Wakil Kepala Sekolah Aisyiyah M.Datik S.Pd M.Pd membagikan daging kurban ke siswa dan warga. (ISTIMEWA)

Share this      

Momen Hari Raya Iduladha tahun ini sedang gencarnya mengurangi plastik  sebagai bungkus daging. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 2 Gresik. Sekolah Adiwiyata itu turut  andil mengurangi sampah plastik dengan memakai daun pisang sebagai pengganti plastik.

Masfardian-Wartawan Radar Gresik 

SMP Negeri 2 Gresik memperingatai  Iduladha dengan berkurban  dua ekor sapi di halaman sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan, Senin (12/8) . Dua ekor sapi tersebut merupakan sumbangan kolektif dari tujuh guru sedangkan satunya berasal dari sumbangan sukarela siswa.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan guru, siswa dan tukang jagal. Siswa tampak semangat bekerjasama memotong, menimbang dan membungkus daging.

Ada yang berbeda ketika banyak guru dan siswa yang datang membawa daun pisang, setiap guru dan siswa yang memiliki pohon pisang diwajibkan membawa 2 helai daun pisang dari rumahnya. Daun pisang tersebut digunakan untuk membungkus daging kurban sebagai pengganti plastik.

“Sebenarnya bukan hanya daun pisang, bisa daun jati atau besek tapi daun pisang lebih gampang didapatkan,” ujar Ketua Pelaksana Mahmudiono. 

Ditambahkannya, penggunaan daun pisang lebih alami. Selain bisa meminimalisir penggunaan plastik, juga  mengajarkan anak agar bisa mendaur ulang dan meminimalisir sampah plastik. 

Apalagi, sebagai sekolah adiwiyata kita tekankan juga untuk mengurangi plastik dalam Iduladha tahun ini. “Plastik sangat sulit dihancurkan, makanya sekarang membungkusnya pakai daun yang mudah hancur prosesnya,” imbuhnya.

Kepala SMPN 2 Gresik Sulistyorini, M.Pd  sangat mendukung kegiatan siswa untuk hidup  sosial dan berbagi  kepada sesama dengan warga sekitar. “ Saya sangat mendukung, nanti dagingnya dibagikan ke siswa yang kurang mampu dan warga sekitar,” ungkapnya. 

Diketahui daging kurban tersebut dibagikan ke 250 siswa yatim dan kurang mampu sedangkan untuk warga sekitar sekolah ada 200 bungkus. Mereka sebelumnya diberi kupon untuk pengambilan daging di sekolah.(*/han)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia