Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Gubernur Khofifah Serahkan 10 Sapi Kurban untuk Kaum Dhuafa

12 Agustus 2019, 17: 29: 00 WIB | editor : Wijayanto

KHUSYUK: Ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Jawa Timur melaksanakan salat Idul Adha 1440 H di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Minggu (11/8).

KHUSYUK: Ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Jawa Timur melaksanakan salat Idul Adha 1440 H di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Minggu (11/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dihadiri sekitar 60 ribu jamaah dari berbagai kota di Jawa Timur. Salat Id yang dimulai pada pukul 06.00 ini diikuti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah.

SAPI PRESIDEN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban Presiden Joko Widodo kepada panitia kurban setelah salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Minggu (11/8).

SAPI PRESIDEN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sapi kurban Presiden Joko Widodo kepada panitia kurban setelah salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Minggu (11/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Gubernur Khofifah berada di barisan saf perempuan bagian depan. Seraya mengucap takbir, Khofifah tampak khusyuk didalam masjid. Tampak pula Wagub Emil Dardak beserta pejabat pemprov lainnya. Prof Dr H Masykuri Bakri bertindak sebagai khatib.

Kabag Humas MAS Helmy M. Noor mengatakan, yang berbeda tahun ini, panitia kurban MAS harus menyiapkan 3.000 besek untuk wadah daging kurban. Pembagian 3.000 besek daging hewan kurban itu masing-masing berisi 1,5 kg.

Pihak MAS sengaja menyembelih hewan kurban pada hari kedua setelah Idul Adha untuk memberi kesempatan bagi warga yang belum menerima jatah daging kurban. Tahun ini, MAS menyediakan 30 ekor sapi dan 98 ekor kambing.

“Kita tidak ingin ada penumpukan penerima. Maka, kami lakukan verifikasi data ke masjid-masjid sekitar. Mudah-mudahan warga yang belum mendapat jatah di hari pertama bisa menerima di hari kedua dari MAS. Tahun kemarin kita bagi daging sebanyak 2.400 kantong, tahun ini 3.000 besek. Insya Allah, mencukupi,” papar Helmy.

Sementara itu, usai menjalankan salat Idul Adha di MAS, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 10 sapi kurban. Termasuk seekor sapi sumbangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Menyerahkan hewan kurban dari Bapak Presiden RI kepada takmir Masjid Al Akbar Surabaya. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik," kata Khofifah saat menyerahkan sapi milik Jokowi kepada takmir masjid Al Akbar.

Selain sapi milik Jokowi, sembilan sapi yang diserahkan merupakan hasil sumbangan dari sejumlah pejabat di Jatim. Di antaranya, Gubernur Jatim Khofifah, Khofifah dan keluarga, Wakil Gubernur Emil Dardak, Sekretaris Daerah Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Panglima Koarmada II Surabaya, serta Kepala Pengadilan Tinggi.

Gubernur Khofifah menekankan tradisi penggunaan besek untuk bungkus daging hewan kurban sebagai pengganti kantong plastik. Penggunaan besek ini bisa dilakukan secara terus-menerus di Jatim. Sebab, penggunaan besek juga bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian warga Jatim.

“Warga bisa menyiapkan besek lebih banyak lagi. Karena kita saat ini saja kesulitan menyiapkan 3.000 besek. Saya juga cari di perkampungan, ternyata tidak bisa dapat banyak. Ini kita dapat di pelosok desa di Kabupaten Tulungagung. Mudah-mudah tahun depan bisa menggerakkan sektor UMKM,” urai Khofifah.

Gubernur mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sebagai wadah daging. Dia menyarankan untuk menggunakan besek, daun pisang, atau daun jati yang lebih ramah lingkungan.

Khofifah juga berpesan, Idul Adha tahun ini menjadi momentum pemersatu bangsa dan membangun persaudaraan sosial yang substantif. Berkurban juga sebagai wujud kedermawanan untuk warga yang kurang mampu.

“Ya, dengan ini (berkurban) bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita sebagai umat Nabi kepada Allah. Di sini kita tidak mengenal agamanya apa, kelompok mana, dari mana, mari kita satukan dalam Hari Raya Idul Adha ini,” katanya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia