Senin, 09 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Coach Djanur Dipecat, Bejo Emban Tugas Berat Lawan Arema di Malang

12 Agustus 2019, 01: 57: 32 WIB | editor : Wijayanto

STOP DI LAGA KE-13: Coach Djanur harus mengakhiri kontrak dengan Persebaya dan digantikan asistennya, Bejo Sugiantoro.

STOP DI LAGA KE-13: Coach Djanur harus mengakhiri kontrak dengan Persebaya dan digantikan asistennya, Bejo Sugiantoro. (NET/PERSEBAYA.ID/DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Persebaya akan dipimpin asisten pelatih Bejo Sugiantoro saat melakoni laga away ke kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8).

Manajemen mengakhiri kontrak pelatih kepala Djadjang Nurdjaman (Djanur), Sabtu (10/8), seusai Green Force ditahan imbang 2-2 oleh Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu lalu (9/8).

Manajemen Persebaya sebelumnya telah memberikan ultimatum kepada Djanur. Namun, mereka memberikan kesempatan untuk mantan pelatih Persib Bandung itu membalikkan situasi. Sayangnya, hasil yang didapat Green Force tak kunjung memuaskan. Alhasil, keputusan pisah jalan dengan Djanur harus diambil.

"Evaluasi ini sudah disampaikan beberapa laga sebelumnya. Tapi, kami memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Ternyata kami tak kunjung meraih hasil memuaskan," kata manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Meski resmi berpisah, Persebaya tetap menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Djanur. Apalagi, ia berhasil membawa Persebaya lolos dari jeratan degradasi pada musim lalu.

"Coach Djanur sebenarnya pelatih yang bagus. Musim lalu, mengangkat performa Persebaya. Dari posisi Green Force terancam degradasi, namun akhirnya finis di posisi lima besar. Tahun ini, Djanur juga berhasil mengantarkan Persebaya menembus final Piala Presiden," bunyi pernyataan resmi Persebaya.

"Karena itu, Persebaya tetap mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sumbangsih Djanur. Manajemen menilai Persebaya perlu pelatih kepala baru untuk mendongkrak performa tim. Untuk tetap menjaga peluang juara," lanjut pernyataan tersebut.

Persebaya saat ini tertahan di peringkat tujuh klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019. Mereka mengoleksi 18 angka hasil dari 13 kali bertanding. (opl/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia