Kamis, 17 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Hasil Audit, Aset YKP Sementara Tercatat Rp 95 Miliar

11 Agustus 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

inventarisir data: Suasana kantor Yayasan Kas Pembangunan Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam, Sabtu (10/8). Pemkot Surabaya akan melanjutkan rekap ase

inventarisir data: Suasana kantor Yayasan Kas Pembangunan Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam, Sabtu (10/8). Pemkot Surabaya akan melanjutkan rekap aset YKP. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah mengganti kepengurusan baru Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Surabaya dan menerima data-data aset YKP dari pengurus lama, tim kepengurusan baru langsung bergerak untuk melakukan inventarisir data. Inventarisir data itu terdiri dari laporan keuangan, posisi kas, stok opname, data aset dan kegiatan pengurus.

Dari data yang telah diserahkan itu, diketahui posisi keuangan YKP per tanggal 1 Januari 2019, saldo bank mencapai Rp 95,1 miliar dan uang tunai sejumlah Rp 56,8 juta. Sementara itu, posisi keuangan Graha YKP yang terdapat di Jalan Medokan Asri Utara Surabaya per tanggal 1 Januari 2019, diketahui saldo bank sejumlah Rp 4,03 miliar dan uang tunai sebesar Rp 23,8 juta.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, jumlah tersebut masih bersifat sementara dan belum final secara keseluruhan. Sebab, saat ini tim independen bersama kejaksaan dan inspektorat masih terus melakukan proses audit data aset yang dimiliki YKP. “Sebelumnya pengurus baru YKP juga sudah melakukan survei sisa kavling yang belum terjual di lima wilayah Surabaya,” kata Risma di ruang kerjanya, Sabtu (10/9).

Ia menjelaskan, lima wilayah itu terdapat di Tenggilis Mejoyo, Rungkut Kidul, Rungkut Lor, Penjaringan Sari dan Medokan Ayu. Selain survei lokasi, pengurus baru YKP juga melakukan pemasangan papan aset. Terhitung tanggal 25 Juli 2019, ada 30 papan aset yang telah terpasang. Dengan rincian, 10 di Rungkut Kidul, dua di Tenggilis Mejoyo dan 18 di Rungkut Lor. Pihaknya memastikan pemasangan papan aset YKP akan terus berlanjut sembari menunggu hasil audit dari tim independen.

“Pengurus baru juga sudah bersurat ke Menteri Hukum dan HAM terkait perubahan stempel YKP, dan terhitung mulai 1 Agustus lalu, stempel lama YKP telah diubah,” terangnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga menerangkan, bahwa pengurus baru YKP juga sudah melakukan koordinasi dengan Direktur PT Yekape pada 26 Juli 2019, terkait saham YKP yang ada di PT. Hasilnya, pengurus baru mendapatkan data site plan YKP yang telah terbangun perumahan di beberapa lokasi. “Agar tidak terjadi tumpang tindih atau kekeliruan, makanya per tanggal 31 Juli, pengurus YKP baru mengirimkan surat ke Kejati Jatim untuk pembukaan rekening baru atas nama YKP, serta pembukaan blokir rekening bank,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Wali Kota Risma juga menjelaskan, pengurus baru YKP bersama Kejati Jatim telah melakukan peninjauan bangunan Graha YKP pada Kamis (1/8) lalu. Tujuannya untuk mengetahui kondisi fisik bangunan, pengelolaan serta Wisma yang terdapat di Jalan Medokan Asri Utara Surabaya. “Nantinya pengurus baru (sementara) YKP bersama Direktur PT Yekape akan menggadakan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham, Red) luar biasa pada 20 Agustus mendatang terkait saham di PT Yekape itu,” katanya.

Untuk langkah selanjutnya, pihaknya memastikan akan membuat database terkait tanah aset yang dimiliki YKP, sembari menunggu hasil audit final dari tim independen. Disamping itu, pengurus baru ini juga akan membuat mekanisme pengelolaan keuangan YKP Kota Surabaya.

Menurutnya, pengurus baru YKP ini bersifat sementara, pada intinya mereka bertugas untuk penyelamatan aset. Bahkan, pengurus sementara ini tidak diperkenankan mengambil gaji pengelolaan YKP, karena berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Pastinya ke depan kami akan mencari direksi atau komisaris untuk pengelolaan YKP. Makanya kita akan konsultasikan dahulu dengan ahli-ahli dan menggandeng pihak kepolisian serta kejaksaan untuk mempelajari track records calon pengurus baru nantinya,” pungkasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia